GARDAJATIM.COM: Posko Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi berakhir pada Senin (30/3/2026), dengan total pelayanan mencapai 454.266 pelanggan kereta api selama periode tersebut.
Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Madiun selama masa Angkutan Lebaran 2026. (Foto: Ist.)
Posko Angkutan Lebaran berlangsung selama 18 hari sejak 11 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026.
Sementara itu, masa Angkutan Lebaran secara keseluruhan masih berlangsung hingga 1 April 2026 mendatang.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejak 11 Maret hingga 30 Maret 2026, jumlah pelanggan yang diberangkatkan dari wilayah Daop 7 Madiun mencapai 215.899 orang, atau rata-rata 10.795 pelanggan per hari.
Angka tersebut meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang mencatatkan 200.727 pelanggan.
Sementara itu, jumlah pelanggan yang datang tercatat sebanyak 238.367 orang, atau naik 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 225.846 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menggunakan kereta api sebagai moda transportasi selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
“KAI Daop 7 Madiun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih dan menggunakan moda transportasi kereta api untuk mobilisasi selama masa Angkutan Lebaran 2026,” ujar Tohari dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan posko.
“KAI Daop 7 Madiun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat aktif dalam Posko Angkutan Lebaran 2026, sehingga secara umum berjalan dengan selamat, aman, lancar, dan terkendali,” tambahnya.
Tohari menjelaskan, puncak volume pelanggan tertinggi terjadi pada H2+2 Lebaran atau Selasa (24/3/2026), dengan jumlah pelanggan berangkat mencapai 17.758 orang dari 13 stasiun naik-turun di wilayah Daop 7 Madiun.
Selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun juga menghadirkan sejumlah peningkatan layanan, di antaranya pengoperasian KA Brantas Tambahan, penyediaan fasilitas face recognition di Stasiun Madiun, serta water dispenser di Stasiun Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, dan Tulungagung.
Selain itu, program loyalitas pelanggan turut digelar bekerja sama dengan KAI Services melalui pembagian takjil gratis pada 11–20 Maret 2026 sebanyak 700 paket di Stasiun Madiun.
KAI juga membagikan goody bag berisi suvenir seperti bantal leher, payung, sajadah, serta hadiah edukatif untuk anak-anak berupa puzzle, crayon, dan buku mewarnai.
“Walaupun Posko Angkutan Lebaran 2026 berakhir, namun masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung hingga 1 April mendatang. Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada masyarakat yang masih menikmati liburan Lebaran untuk merencanakan perjalanannya dengan memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI, yaitu Access by KAI, atau kanal eksternal lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” pungkas Tohari. (Hms/Mah)