RSUD Kota Madiun Perkuat Deteksi Dini Lewat Skrining Kesehatan Gratis
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Layanan gratis kanker rektum, kesehatan jiwa, dan gizi menjadi bagian bakti kesehatan dalam rangka Hari Jadi Ke-108 Kota Madiun. (Dok. Ist) |
GARDAJATIM.COM : RSUD Kota Madiun memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui kegiatan skrining kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kanker rektum, skrining kesehatan jiwa, dan konsultasi gizi pada Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-108 Kota Madiun sekaligus mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan sejak dini.
Kegiatan bakti kesehatan gratis itu diikuti masyarakat dengan berbagai layanan yang disiapkan RSUD Kota Madiun. Tiga layanan tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam mendeteksi risiko penyakit yang membutuhkan perhatian lebih.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi perkembangan layanan kesehatan yang dilakukan RSUD Kota Madiun.
Ia mendorong rumah sakit daerah tersebut terus menghadirkan pelayanan yang memiliki keunggulan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Perkembangan RSUD Kota Madiun sangat cepat, sehingga hari ini yang saya minta kepada RSUD khususnya satu, untuk mempunyai layanan yang mempunyai diferensiasi. Yang kedua, mempunyai layanan yang dibutuhkan khususnya untuk masyarakat di Kota Madiun dan sekitarnya,” ujarnya.
Bagus mengatakan pengembangan layanan kesehatan harus terus dilakukan dengan melihat kebutuhan masyarakat. Menurutnya, RSUD Sogaten (RSUD Kota Madiun) terus menggali berbagai layanan baru yang dapat dikembangkan ke depan.
“Sehingga hari ini, teman-teman terus menggali apa layanan-layanan yang nanti pasti akan ditambah. Dan ini tadi sudah kita lihat ada kanker rektum, sama kesehatan mental,” katanya.
Ia menambahkan, layanan kesehatan mental menjadi salah satu bidang yang perlu diperkuat karena kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut diperkirakan meningkat.
“Karena kesehatan mental hari ini sangat penting dan menurut banyak ahli, yang kedepannya pasiennya juga akan lebih banyak. Sehingga hari ini penentu di RSUD Sogaten sudah mempersiapkan diri layanan untuk kesehatan mental ini lebih kuat,” jelasnya.
“Ya nanti, perlahan-perlahan pasti akan bertambah. Dan untuk ini tadi Puskesmas sudah ada disiapkan juga psikolog-psikolog,” imbuhnya.
![]() |
| Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, M.M., Sp.OG. |
Sementara itu, Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, M.M., Sp.OG., menjelaskan kegiatan tersebut mencakup tiga layanan utama, yakni skrining kanker rektum, skrining kesehatan mental, serta konsultasi gizi secara gratis.
Menurutnya, skrining kanker rektum dipilih karena penyakit tersebut perlu dikenali lebih awal.
“Selama ini masyarakat lebih mengenal skrining kanker serviks dan kanker payudara. Padahal kanker rektum juga dapat dideteksi lebih dini melalui skrining sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” ungkapnya.
Selain pemeriksaan kanker rektum, RSUD Kota Madiun juga memberikan skrining kesehatan jiwa gratis untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi psikologis.
Konsultasi gizi turut diberikan agar masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pola pemenuhan gizi yang seimbang.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kesehatan mental dapat diperiksa sejak dini. Dengan skrining, potensi gangguan kesehatan jiwa bisa diketahui lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih efektif,” katanya.
Sebagai bagian dari simbolisasi Hari Jadi Ke-108 Kota Madiun yang diperingati pada 20 Juni 2026, RSUD Kota Madiun menyesuaikan jumlah peserta layanan dengan angka momentum tersebut.
Sebanyak 108 peserta mendapatkan skrining kanker rektum, 20 peserta mengikuti skrining kesehatan mental, dan enam keluarga memperoleh konsultasi gizi yang merepresentasikan bulan Juni sebagai bulan Hari Jadi Kota Madiun. (@Arn)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

