PSHT Cabang Magetan Pusat Madiun Gelar Tes Jago 2026, Diikuti 344 Calon Warga dari Enam Ranting
![]() |
| Foto : PSHT cabang Magetan |
GARDAJATIM.COM: Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Magetan Pusat Madiun menggelar kegiatan Tes Jago Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 344 calon warga (cawar) dari enam ranting, yakni Plaosan, Panekan, Sidorejo, Magetan, Karangrejo, dan Sukomoro. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026) di masing-masing ranting yang berada di bawah naungan PSHT Cabang Magetan Pusat Madiun.
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Cabang PSHT Cabang Magetan Pusat Madiun, Kangmas Mahwanto, serta Ketua Cabang Kangmas H. Samsi, ST. Tes Jago merupakan salah satu agenda pembinaan yang bertujuan mengukur kesiapan calon warga sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai ke-SH-an.
Berdasarkan informasi dari panitia pelaksana, peserta mengikuti berbagai tahapan pengujian yang dirancang untuk menilai aspek kedisiplinan, ketangguhan mental, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap ajaran dan falsafah organisasi. Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antaranggota.
Ketua Cabang PSHT Magetan Pusat Madiun, H. Samsi, ST., menyampaikan bahwa Tes Jago tidak hanya berorientasi pada kemampuan peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap calon warga dapat memahami nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga nama baik organisasi dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan pembinaan PSHT dalam membentuk pribadi yang tangguh secara fisik, mental, dan spiritual, serta mampu mengamalkan sikap berbudi luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut ditutup dengan pengarahan dari pengurus cabang dan doa bersama. Suasana kebersamaan dan semangat persaudaraan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Dalam tradisi yang berkembang di lingkungan PSHT, istilah "Tes Jago" kerap dikaitkan dengan filosofi ayam jago sebagai simbol pembelajaran karakter. Meski bukan simbol resmi organisasi, ayam jago sering digunakan sebagai perumpamaan untuk menanamkan nilai-nilai keberanian, kewaspadaan, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, dan kepemimpinan.
Keberanian dimaknai sebagai sikap teguh dalam membela kebenaran dan menghadapi tantangan kehidupan. Kewaspadaan diartikan sebagai kemampuan menjaga diri dan peka terhadap lingkungan sekitar. Sementara kedisiplinan dan tanggung jawab tercermin dari keteguhan dalam menjalankan kewajiban.
Selain itu, semangat pantang menyerah menjadi simbol keteguhan hati dalam menjalani proses kehidupan maupun latihan, sedangkan kepemimpinan dimaknai sebagai kemampuan mengayomi serta bertanggung jawab terhadap sesama.
Meski demikian, dalam ajaran PSHT, nilai utama yang ditekankan bukanlah simbol tersebut, melainkan pembentukan manusia yang mampu mengendalikan diri, berbudi pekerti luhur, serta memahami dan menjalankan nilai-nilai kebenaran sebagaimana ajaran yang diwariskan oleh pendiri PSHT, Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
Melalui kegiatan pembinaan seperti Tes Jago, PSHT Cabang Magetan Pusat Madiun berharap para calon warga dapat semakin memahami makna persaudaraan, memperkuat karakter diri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. (Arie)
