-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Reog Jaya Manggala SMPN 2 Ponorogo Tampil Memukau di FRR XXI, Bidik Juara Pertama

Penampilan Reog Jaya Manggala SMPN 2 Ponorogo di Panggung utama Alun-Alun. (Foto: Andika Dian/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM: Penampilan Reog Jaya Manggala dari SMPN 2 Ponorogo berhasil mencuri perhatian penonton pada hari kedua pelaksanaan Festival Reog Remaja (FRR) XXI yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Grebeg Suro Ponorogo 2026, Senin, 8 Juni 2026.

Tampil sebagai peserta nomor urut 07 pada sesi pembuka hari kedua, kelompok reog binaan SMPN 2 Ponorogo tersebut menyuguhkan atraksi yang energik, kompak, dan sarat semangat pelestarian budaya.

Sejak awal pertunjukan, penampilan para pemain muda itu mampu menghidupkan suasana panggung dan mengundang tepuk tangan meriah dari ratusan penonton yang memadati arena festival.

Kepala SMPN 2 Ponorogo, Imam Syaifudin, S.Pd.,M.Or mengatakan, partisipasi Reog Jaya Manggala merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung suksesnya FRR XXI sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda.

“Alhamdulillah, anak-anak kita tampil penuh semangat dan luar biasa. Mereka kompak dan mampu berkolaborasi dengan baik dari seluruh grup Reog Jaya Manggala. Seni Reog merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah kami,” ujarnya.

Menurut Imam, seluruh pemain yang tampil merupakan hasil seleksi dari peserta ekstrakurikuler reog di sekolah.

Mereka kemudian dipersiapkan secara khusus untuk mengisi berbagai peran penting dalam pertunjukan, mulai dari warok, jathil, pujangganong, Klana Sewandana hingga pembawa dadak merak.

“Dari peserta ekstrakurikuler kami seleksi dan terpilih tim inti yang terdiri dari pemeran warok, jathil, pujangganong, Klana Sewandana, dan dadak merak. Jumlah kru dan personel yang terlibat mencapai 125 orang,” katanya.

Persiapan menuju Festival Reog Remaja XXI dilakukan secara intensif. Selama kurang lebih tiga setengah bulan, para siswa menjalani latihan rutin untuk mematangkan teknik, kekompakan, serta penghayatan terhadap setiap unsur pertunjukan.

Kerja keras tersebut tidak lepas dari target besar yang diusung oleh tim Reog Jaya Manggala tahun ini.

“Targetnya Jaya Manggala juara satu, Aamiin ya rabbal alamin,” imbuh Imam.

Penampilan para pelajar SMP itu menjadi bukti bahwa regenerasi seniman reog di Ponorogo terus berjalan.

Meski masih berstatus siswa sekolah menengah pertama, mereka mampu menampilkan pertunjukan yang atraktif dan berkelas sehingga mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

FRR XXI sendiri merupakan bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo setiap memasuki bulan Muharam atau bulan Suro. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan seni reog melalui pembinaan generasi muda.

Tahun ini, FRR memasuki penyelenggaraan ke-21 dengan diikuti 24 grup dari berbagai sekolah dan kontingen.

Sementara pada kategori dewasa, terdapat 32 grup peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang ambil bagian dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) 2026.

Seluruh peserta akan dinilai oleh dewan juri profesional dan kompeten di bidang seni reog. Dengan persiapan matang dan penampilan yang memukau, Reog Jaya Manggala SMPN 2 Ponorogo optimistis mampu bersaing dan meraih hasil terbaik pada ajang bergengsi tersebut. (And)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar