Transformasi PSHT Cabang Ponorogo: Bidang Kesehatan Resmi Dibentuk
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Pengurus PSHT Cabang Ponorogo periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Pendopo Kabupaten. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin mengatakan, penataan tersebut dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembentukan Bidang Kesehatan (Medis) yang untuk pertama kalinya masuk dalam struktur kepengurusan cabang.
Menurut Komarudin, bidang baru tersebut dibentuk karena hampir setiap kegiatan organisasi, baik di tingkat ranting maupun cabang, membutuhkan dukungan tenaga medis.
"Setiap event atau kegiatan selalu membutuhkan tim medis. Karena itu, bidang kesehatan dibentuk untuk lebih memperhatikan, memantau, dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan warga PSHT, baik di tingkat ranting/komisariat maupun cabang," ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan bidang kesehatan diharapkan tidak hanya berperan saat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pelayanan kesehatan bagi anggota secara berkelanjutan.
Selain membentuk bidang kesehatan, kepengurusan baru juga melakukan pemisahan sejumlah biro dan lembaga khusus agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing dapat berjalan lebih optimal.
Dalam struktur baru tersebut, Lembaga Wasit Juri dipisahkan dari bidang lainnya sehingga memiliki ruang gerak yang lebih fokus dalam pembinaan perangkat pertandingan pencak silat.
Begitu pula dengan Tim Pencak Silat Ajaran dan Prestasi yang kini memiliki struktur tersendiri untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjaga nilai-nilai ajaran SH Terate.
Komarudin menilai pemisahan struktur tersebut penting agar setiap bidang dapat bekerja secara profesional sesuai dengan tanggung jawabnya.
"Kami ingin setiap bidang lebih fokus menjalankan tupoksinya. Dengan struktur yang lebih jelas, koordinasi akan lebih mudah dan program kerja dapat berjalan lebih efektif," katanya.
Dalam penataan organisasi tersebut, kepengurusan juga membagi kewenangan secara terstruktur di bawah koordinasi para wakil ketua.
Wakil Ketua I, Tjatur Margo Suwahyo, bertanggung jawab membawahi Bidang Organisasi yang berfokus pada tata kelola dan pengembangan kelembagaan.
Sementara Wakil Ketua II, Nur Hamid, membawahi Bidang Prestasi Pencak Silat dan Ajaran, termasuk koordinasi terhadap Lembaga Wasit Juri serta Tim Pencak Silat Ajaran dan Prestasi.
Adapun Wakil Ketua III, M. Maksum, membawahi Bidang Kesehatan, Bidang Kerohanian, dan Pembinaan Siswa, yang berorientasi pada penguatan karakter, kesejahteraan anggota, serta pembinaan generasi penerus organisasi.
Menurut Komarudin, penataan struktur ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas organisasi sekaligus menyiapkan PSHT Cabang Ponorogo agar semakin adaptif menghadapi tantangan di masa mendatang.
"Dengan pembagian tugas yang jelas dan sesuai kompetensi masing-masing, kami berharap organisasi dapat berjalan lebih solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh warga PSHT," pungkasnya. (Fjr)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...


