6 Lahan Mati di Pacitan Disulap Jadi Kebun Produktif, Ini Cara Batalyon 934 Gandeng Warga
Fajar Setiawan
... menit baca
![]() |
| Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bersama sambil membawa bibit tanaman. (Foto: Acir Hernowo) |
Perubahan itu bukan sekadar menanam sayuran. Program ini menjadi langkah awal membangun ketahanan pangan dari tingkat desa dengan menghidupkan kembali lahan-lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan.
Berbagai komoditas mulai ditanam, mulai sawi, cabai, terong, singkong hingga tanaman empon-empon.
Sebagian lahan juga dipersiapkan untuk budidaya perikanan sebagai pelengkap kebutuhan pangan keluarga.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program "Yon 934 Goes To Village", sebuah program teritorial yang membawa prajurit turun langsung ke desa untuk bekerja bersama masyarakat.
Komandan Batalyon 934 TP/Satria Buwana Yuda, Mayor Inf. Dr. Dian Nur Huda, mengatakan program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat.
"Program Yon 934 Goes To Village bertujuan memperkuat ketahanan pangan dengan turun langsung ke desa-desa dan bersentuhan dengan masyarakat," ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Dian, sasaran utama program ini adalah menghidupkan kembali pekarangan maupun lahan yang selama ini terbengkalai agar memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu memenuhi kebutuhan pangan warga.
Di lokasi percontohan tersebut, masyarakat bersama prajurit menanam berbagai bibit sayuran seperti sawi, cabai, dan terong. Selain itu, juga mulai dikembangkan tanaman obat keluarga serta sektor perikanan.
![]() |
| Mayor Inf. Dr. Dian Nur Huda bersama warga sedang menanam bibit sawi atau cabai. |
Ia menjelaskan, kegiatan di Dusun Nitikan menjadi tahap awal sebelum program diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Pacitan.
"Ini masih menjadi percontohan. Harapannya, secara bertahap program ini bisa menjangkau desa-desa lain sehingga semakin banyak lahan mati yang kembali produktif," katanya.
Dian menambahkan, program tersebut sejalan dengan tugas Batalyon Teritorial Pembangunan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Pelaksanaannya juga melibatkan berbagai unsur, mulai pemerintah desa, perangkat dusun, kader masyarakat hingga unsur Forkopimda.
Di Dusun Nitikan sendiri terdapat enam titik lahan yang kini dikelola secara gotong royong oleh warga bersama Kompi Pertanian Yonif 934.
Melalui sinergi tersebut, lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan kini diharapkan mampu menjadi sumber pangan sekaligus menambah nilai ekonomi masyarakat.
Program ini juga diharapkan menjadi contoh pengelolaan lahan produktif yang dapat direplikasi di berbagai desa di Kabupaten Pacitan.
Penulis: Acir Hernowo
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

