-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

BPBD Se-Jatim Gelar Kesiapsiagaan Bencana di Pacitan

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Plh Sekda Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono meninjau gelar peralatan penanggulangan bencana BPBD se-Jawa Timur di Pantai Pancer Door. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2026 di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Selasa (21/7). 

Kegiatan yang melibatkan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Jawa Timur ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan peralatan, personel, dan koordinasi lintas daerah menghadapi potensi bencana yang kerap melanda wilayah Jawa Timur.

Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari gempa bumi, tanah longsor, banjir, hingga tsunami di kawasan pesisir selatan.

Karena itu, kesiapan operasional dan komunikasi antardaerah menjadi aspek penting dalam mempercepat respons saat bencana terjadi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bobby Soemiarsono. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan faktor yang paling menentukan dalam menekan risiko bencana.

"Kesiapsiagaan menjadi faktor paling menentukan dalam mengurangi risiko bencana," katanya.

Menurut Bobby, kondisi geografis Jawa Timur menjadikan provinsi ini relatif rawan terhadap berbagai jenis bencana.

Karena itu, setiap BPBD dituntut tidak hanya memiliki peralatan yang memadai, tetapi juga memastikan seluruh personel mampu mengoperasikan peralatan tersebut secara optimal.

"Gelar peralatan ini untuk memastikan keterpaduan antara peralatan dan personel. Seluruh peralatan yang digelar harus dipastikan siap dioperasikan oleh personel BPBD," ujarnya.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pacitan sebagai tuan rumah kegiatan berskala provinsi tersebut.

Ia berharap momentum ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi sarana memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-BPBD di Jawa Timur dalam menghadapi ancaman bencana.

"Saya berharap kolaborasi dan komunikasi antar daerah semakin terjaga," ungkap Bupati.

Rangkaian Kegiatan Hingga 24 Juli

Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2026 berlangsung pada 21–24 Juli dengan sejumlah agenda yang dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel, meliputi:

1. Gelar peralatan penanggulangan bencana.

2. Simulasi penanggulangan bencana.

3. Fun game sebagai sarana mempererat kebersamaan dan soliditas personel BPBD se-Jawa Timur.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berharap kesiapan peralatan, kemampuan personel, dan koordinasi antarwilayah dapat terus ditingkatkan sehingga respons terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat, terintegrasi, dan efektif. (Rls/Acr)



Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar