Masuk IGD, Semua Layanan Selesai di Satu Tempat, Begini Konsep One Stop Service RSDH Ponorogo
IGD Terpadu RSDH Ponorogo menghadirkan layanan one stop service, CT Scan 128 Slice, OK Emergency, dan administrasi satu gedung untuk penanganan lebih
Fajar Setiawan
... menit baca
![]() |
| Nurse Station IGD Terpadu RSDH Ponorogo menjadi pusat koordinasi pelayanan kegawatdaruratan dengan konsep one stop service. (Foto: Doc. Gardajatim.com) |
Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Dr. Harjono (RSDH) Ponorogo menghadirkan IGD Terpadu dengan konsep one stop service, sebuah sistem pelayanan yang memungkinkan pasien memperoleh penanganan lengkap dalam satu lokasi tanpa harus berpindah gedung.
Konsep ini dirancang untuk memangkas waktu penanganan sejak pasien pertama kali tiba di Instalasi Gawat Darurat.
Setelah menjalani proses stabilisasi, pasien dapat langsung memperoleh pemeriksaan laboratorium maupun radiologi di area yang sama.
Dengan alur pelayanan yang terintegrasi, dokter dapat menegakkan diagnosis lebih cepat sehingga tindakan medis lanjutan juga dapat segera dilakukan.
Sistem ini diharapkan meningkatkan peluang keselamatan pasien, terutama pada kondisi yang membutuhkan keputusan medis dalam waktu singkat.
Tak hanya menangani kasus umum, IGD Terpadu RSDH juga dilengkapi layanan emergency kebidanan. Fasilitas tersebut didukung dua ruang operasi OK Emergency yang berada di kawasan IGD.
Keberadaan ruang operasi ini memungkinkan tindakan bedah maupun operasi kebidanan dilakukan lebih cepat tanpa harus memindahkan pasien ke lokasi lain.
Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan pasien kritis yang membutuhkan tindakan segera.
Dari sisi teknologi, RSDH juga memperkuat pelayanan dengan CT Scan 128 Slice. Peralatan medis modern ini membantu tenaga kesehatan mendeteksi berbagai kondisi, terutama trauma kepala, cedera berat, hingga kasus yang mengancam nyawa dengan hasil yang lebih cepat dan akurat.
![]() |
| Tampak depan IGD Terpadu Rumah Sakit Dr. Harjono (RSDH) Ponorogo yang mengusung konsep One Stop Service. |
Pelayanan di IGD Terpadu juga tidak hanya berfokus pada aspek medis. Kenyamanan pasien dan keluarga turut menjadi perhatian rumah sakit.
Seluruh layanan pendukung, mulai dari admisi pendaftaran, apotek, hingga kasir berada dalam satu gedung.
Dengan begitu, keluarga pasien tidak perlu bolak-balik mengurus administrasi di lokasi berbeda.
Ruang tunggu juga dibuat luas dan nyaman dengan fasilitas sofa serta area belanja H-Mart untuk memenuhi kebutuhan keluarga pasien selama mendampingi proses perawatan.
Suasana lingkungan IGD yang bersih, tertata, dan asri menjadi nilai tambah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih humanis.
Kepala Bidang Humas RSDH, Sugianto, menegaskan bahwa IGD Terpadu merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Ponorogo dan sekitarnya.
"Kami ingin memastikan setiap pasien gawat darurat mendapatkan penanganan secepat mungkin tanpa hambatan layanan. Dengan konsep one stop service ini, seluruh proses mulai dari stabilisasi, pemeriksaan penunjang, hingga tindakan lanjutan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien," ujarnya, Jumat, 3 Juli 2026.
Ia berharap kehadiran IGD Terpadu semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kegawatdaruratan di RSDH.
"Harapan kami, masyarakat Ponorogo semakin percaya bahwa RSDH siap memberikan pelayanan emergency yang cepat, lengkap, dan berkualitas," pungkasnya.
Penulis: Fajar/Rls
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...

