30 Tahun Meniti Karier, Begini Perjalanan Febrie Adriansyah hingga Memimpin Jampidsus
Perjalanan karier Febrie Adriansyah dari jaksa daerah hingga menjadi Jampidsus Kejaksaan Agung. Simak rekam jejaknya menangani berbagai kasus korupsi
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Febrie Adriansyah. (Foto: Istimewa) |
Nama Febrie kini identik dengan sejumlah penyidikan kasus korupsi bernilai fantastis. Namun, perjalanan menuju posisi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dibangun melalui hampir tiga dekade pengalaman di berbagai daerah.
Febrie memulai karier sebagai jaksa pada 1996 di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Jambi. Saat itu, ia bertugas hingga menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen sebelum dipercaya mengemban tanggung jawab yang lebih besar.
Kariernya terus berkembang. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, kemudian dipercaya menjadi Asisten Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Pengalaman tersebut mengantarkannya menduduki posisi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta.
Setelah itu, Febrie dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur sebelum kembali ke Jakarta sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 2021.
Tak lama kemudian, ia dipercaya menjadi Direktur Penyidikan Jampidsus. Pada Januari 2022, Febrie resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
Sejak memimpin Jampidsus, berbagai perkara korupsi berskala nasional menjadi perhatian publik. Di antaranya perkara tata niaga komoditas timah, pengelolaan investasi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, ekspor crude palm oil (CPO), pengadaan BTS 4G Kominfo, hingga perkara lain yang menyita perhatian masyarakat.
Sejumlah kasus tersebut memiliki nilai kerugian negara yang sangat besar berdasarkan hasil perhitungan aparat dan lembaga berwenang.
Penanganannya juga melibatkan proses penyidikan yang kompleks karena menyangkut korporasi, pejabat, hingga pelaku usaha.
Pengalaman panjang di bidang tindak pidana khusus membuat Febrie dikenal sebagai salah satu jaksa yang banyak menangani perkara korupsi strategis.
Rekam jejak itulah yang menjadikan namanya terus menjadi sorotan setiap kali Kejaksaan Agung membuka penyidikan perkara besar.
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap penegakan hukum, posisi Jampidsus juga menghadapi tantangan yang tidak ringan.
Aktivitas penyidikan perkara bernilai besar membuat aspek pengamanan terhadap aparat penegak hukum menjadi bagian dari prosedur yang dilakukan sesuai kebutuhan operasional dan penilaian institusi.
Perjalanan Febrie Adriansyah menunjukkan bahwa karier di institusi penegak hukum dibangun melalui proses panjang, mulai dari penugasan di daerah hingga memimpin salah satu unit paling strategis di Kejaksaan Agung.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menangani perkara-perkara korupsi yang berdampak luas terhadap negara dan masyarakat.
Penulis: Fajar
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
