-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Ketua SH Terate Ponorogo Pimpin Pengesahan 9 Warga Baru di Mesir, Perkuat Dakwah Budi Luhur di Negeri Al-Azhar

Ketua SH Terate Cabang Ponorogo bersama Ketua SH Terate Cabang Khusus Mesir dan Ketua Dewan Cabang usai prosesi Pengesahan Warga Baru di Kairo, Mesir. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Ribuan kilometer dari Indonesia, tradisi sakral Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) tetap berlangsung dengan khidmat. Di tengah suasana Kota Kairo, Mesir, sembilan mahasiswa Indonesia resmi disahkan sebagai Warga Tingkat I SH Terate melalui prosesi yang dipimpin langsung utusan Pengurus Pusat Madiun.

Momen ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai berbudi luhur yang diajarkan SH Terate terus hidup dan berkembang, bahkan di tengah komunitas pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar.

Prosesi Pengesahan Warga Baru Cabang Khusus Mesir digelar pada Minggu (12/7/2026) malam hingga menjelang subuh, Senin (13/7/2026) waktu setempat.

Pengesahan dipimpin Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., Ketua SH Terate Cabang Ponorogo Pusat Madiun, yang mendapat mandat sebagai Dewan Pengesah dari Pengurus Pusat.

Sebanyak sembilan calon warga dinyatakan sah menjadi Warga Tingkat I SH Terate. Mereka terdiri atas tujuh putra dan dua putri. Seluruh rangkaian prosesi dilaksanakan sesuai tata cara organisasi meski berlangsung di luar Indonesia.

Suasana pengesahan tetap mempertahankan tradisi yang selama ini dijaga SH Terate. Para calon warga putra mengenakan pakaian khas pengesahan dengan rambut dicukur rapi sebagai simbol kesiapan lahir dan batin. Sementara dua calon warga putri mengikuti prosesi dengan balutan hijab hitam.

Di ruang pengesahan, terpampang falsafah utama SH Terate, "Mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa." Kalimat itu berdiri di antara bendera Merah Putih dan bendera Mesir, menjadi simbol bahwa identitas bangsa dan nilai luhur tetap dijaga di mana pun warga SH Terate berada.

Ketua SH Terate Cabang Khusus Mesir, Kangmas Ashar, menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat yang mengutus Dewan Pengesah langsung dari Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kangmas Moh. Komarudin yang telah hadir dan mengesahkan saudara-saudara kami di Mesir. Kehadiran beliau membuktikan bahwa jarak tidak menjadi penghalang bagi kokohnya persaudaraan dalam SH Terate. Kami berharap warga baru mampu menjaga nama baik organisasi sekaligus bangsa Indonesia selama berada di tanah rantau," ujarnya.

Ketua Dewan Cabang Khusus Mesir, Kangmas Afif, menilai pengesahan yang berlangsung hingga menjelang subuh menjadi simbol perjuangan sekaligus tanggung jawab baru bagi para warga.

"Menjadi warga SH Terate di bumi Al-Azhar berarti mampu menyelaraskan kecerdasan intelektual, spiritual keagamaan, dan keluhuran budi pekerti. Kami berharap para warga terus mendapat bimbingan agar menjadi pendekar sekaligus intelektual yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Dalam wejangannya, Kangmas Moh. Komarudin menegaskan bahwa pengesahan bukanlah garis akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab sebagai insan berbudi luhur.

"Hari ini saudara telah sah menjadi bagian keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate. Amanah yang melekat bukan hanya menjaga nama organisasi, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat. Terlebih kalian sedang menuntut ilmu di bumi para nabi. Tunjukkan bahwa warga SH Terate mampu membedakan benar dan salah serta terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT," pesannya.

Ia juga berharap Cabang Khusus Mesir terus menjadi ruang persaudaraan bagi mahasiswa Indonesia sekaligus menjadi duta budaya bangsa melalui pelestarian pencak silat di tingkat internasional.

Dengan bertambahnya sembilan warga baru, Cabang Khusus Mesir kini semakin memperkuat eksistensi SH Terate di luar negeri.

Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan pencak silat, tetapi juga membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai budaya Indonesia di tengah komunitas internasional.


Sumber: Humas
Editor: Redaksi


Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar