Rakerkab KONI Pacitan Fokus Benahi Tata Kelola, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas Menuju Prestasi Berkelanjutan
Rakerkab KONI Pacitan 2026 memprioritaskan pembenahan tata kelola organisasi dan strategi pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Pacitan 2026 di Gedung Karya Darma. (Foto: Istimewa) |
Forum yang diikuti seluruh pengurus cabang olahraga aktif itu diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus merumuskan strategi pembinaan atlet yang lebih berkelanjutan.
Rakerkab yang dibuka Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Gedung Karya Darma, Rabu, 1 Juli 2026, menempatkan evaluasi pembinaan sebagai pijakan utama dalam menyusun kebijakan olahraga daerah.
Pemerintah Kabupaten Pacitan menilai penguatan sistem organisasi dan pengelolaan anggaran menjadi fondasi penting untuk meningkatkan prestasi atlet.
Bupati Indrata Nur Bayuaji mengatakan pembinaan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan munculnya atlet berbakat.
Menurut dia, keberhasilan prestasi harus ditopang tata kelola organisasi yang sehat, program yang terukur, serta penggunaan anggaran yang akuntabel.
"Saya sangat mengapresiasi upaya KONI untuk membangun tata kelola pembinaan olahraga yang lebih baik, baik dari tata kelola organisasi maupun anggaran," ujar Indrata.
Ia juga menilai Pacitan memiliki sumber daya manusia yang berpotensi melahirkan atlet berprestasi.
Tantangan berikutnya adalah memastikan proses pembinaan berjalan konsisten melalui dukungan anggaran, disiplin, dan pendampingan yang berkesinambungan.
Ketua KONI Kabupaten Pacitan Baginda Rahadian Pratama menyebut pihaknya saat ini membina 39 cabang olahraga aktif.
Menurut dia, keberadaan organisasi olahraga bukan sekadar mengelola kompetisi, melainkan menemukan bibit atlet sejak dini hingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
"Tugas kita menemukan, membina, dan mendampingi mereka menjadi atlet berprestasi," katanya.
Sejumlah cabang olahraga yang selama ini menjadi penyumbang prestasi bagi Pacitan antara lain angkat besi, catur, bola voli, hingga mixed martial arts (MMA).
Prestasi atlet dari cabang-cabang tersebut dinilai menjadi modal untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi di masa mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Jawa Timur Dedy Suhayadi mengingatkan peningkatan prestasi tidak dapat dicapai tanpa program latihan yang terukur.
Ia mendorong KONI Pacitan memperbanyak agenda try out maupun training center (TC) agar atlet memiliki pengalaman bertanding sebelum mengikuti kejuaraan resmi.
Menurut Dedy, investasi pada pembinaan melalui uji tanding dan pemusatan latihan akan memberikan dampak lebih besar terhadap peningkatan kualitas atlet dibanding hanya berfokus pada target medali saat kompetisi berlangsung.
Melalui Rakerkab tersebut, KONI Pacitan diharapkan tidak hanya menghasilkan program kerja tahunan, tetapi juga menyusun arah pembinaan olahraga yang lebih sistematis agar prestasi atlet daerah dapat terus berkembang di tingkat regional, nasional, hingga internasional. (Acr)
Sebelumnya
...
