-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Ribuan Jamaah Padati Jalan di Karangpatihan, Pengajian Akbar Perkuat Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Ribuan jamaah menghadiri Pengajian Akbar dan Sholawatan yang digelar Karang Taruna KADDUM di Dukuh Tanggungrejo, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo. (Foto: Andika/gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM
: Ribuan warga memadati Jalan Dukuh Tanggungrejo, RT 04 RW 01, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Senin malam, 20 Juli 2026. Mereka menghadiri Pengajian Akbar dan Sholawatan yang digelar Karang Taruna Kawulo Mudo Dultonggo Manunggal (KADDUM).

Panitia memperkirakan sekitar 2.500 jamaah hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Desa Karangpatihan, sejumlah desa di sekitarnya, hingga dari wilayah Madiun.

Suasana berlangsung khidmat ketika lantunan selawat menggema di tengah ribuan jamaah. Pengajian menghadirkan Gus Farhan Li Ulil Albab dari Pondok Nduri, Sawoo, Ponorogo, serta Hj. Kharisma Yogi Noviana dari Madiun. Acara juga dimeriahkan penampilan Grup Hadrah Santri Wisanggeni.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo Yuliana, Kapolsek Balong AKP Triyono, S.H., Danramil Balong Kapten Korps Zeni Hadi Eko Santoso, serta Kepala Desa Karangpatihan Eko Mulyadi, S.IP., M.Pd.

Ketua Karang Taruna KADDUM mengatakan organisasinya merupakan karang taruna perintis di Desa Karangpatihan. Selama berdiri, KADDUM tidak hanya aktif menggelar kegiatan keagamaan, tetapi juga terlibat dalam berbagai aksi sosial dan budaya.

"Katar KADDUM adalah karang taruna perintis di Desa Karangpatihan ini. Ini merupakan acara kami yang kesekian kalinya. Selain kegiatan keagamaan, sejak awal kami juga aktif dalam kegiatan sosial. Salah satunya ketika terjadi gempa bumi di Yogyakarta, kami bergotong royong mengumpulkan bantuan untuk kemudian disalurkan kepada para korban," ujarnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat budaya gotong royong, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga dan antarkarang taruna di Dukuh Tanggungrejo maupun Desa Karangpatihan secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, menyebut pengajian akbar memberikan manfaat yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga sosial.

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya pengajian akbar malam ini. Dalam pengajian kita memperoleh dua investasi kehidupan. Pertama, investasi sosial, yaitu memperkuat kebersamaan, hidup guyub rukun, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Kedua, investasi akhirat. Semoga seluruh donatur dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini mendapatkan rezeki yang berkah dan balasan kebaikan di akhirat kelak," katanya.

Melalui pengajian akbar ini, panitia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan iman dan takwa, memperbanyak selawat, menjaga kerukunan, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan keramaian dengan membuka lapak makanan, minuman, hingga berbagai kebutuhan jamaah di sepanjang lokasi acara.

Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat komunikasi spiritual, sosial, dan intelektual di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan.


Penulis: Andika
Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar