-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Dihadiri Ratusan Warga, Temu Kadhang SH Terate Singosaren Jadi Ruang Merawat Tradisi Persaudaraan

Ratusan warga SH Terate Rayon Singosaren mengikuti prosesi kirab mori aji dalam rangkaian kegiatan temu kadhang di Kelurahan Singosaren, Ponorogo. (Foto: Mifamudin)
GARDAJATIM.COM
: Suasana berbeda terasa di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Sabtu (11/7/2026). Ratusan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Rayon Singosaren berkumpul dalam kegiatan temu kadhang dan cuci mori aji.

Bagi warga SH Terate, kegiatan tersebut bukan hanya agenda rutin organisasi. Momen ini menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

Kegiatan tersebut digelar oleh SH Terate Rayon Singosaren Komisariat PMPH Pasarpon, Cabang Ponorogo Pusat Madiun.

Acara dihadiri Ketua Rayon Singosaren beserta jajaran pengurus. Sejumlah sesepuh warga SH Terate dan warga baru.

Prosesi dipimpin oleh M. Jamil yang menjadi salah satu sesepuh dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, M. Jamil menyampaikan kembali sejarah dan nilai perjuangan yang menjadi dasar perjalanan SH Terate.

Penyampaian sejarah itu menjadi pengingat bagi para warga agar tetap menjaga sikap persaudaraan, kerukunan, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat sunah. Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan prosesi kirab mori aji.

Ketua SH Terate Rayon Singosaren, Suyadi, menjelaskan bahwa kegiatan temu kadhang dan cuci mori aji merupakan agenda rutin yang digelar setiap dua tahun sekali.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan setiap bulan Suro, setelah prosesi pengesahan warga baru SH Terate.

“Temu kadhang dan cuci mori aji ini rutin kami laksanakan dua tahun sekali. Waktunya setiap bulan Suro setelah pengesahan warga baru,” ujar Suyadi.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga untuk kembali mempererat tali persaudaraan serta menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendahulu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga kebersamaan antarwarga dan mengingat kembali nilai persaudaraan yang menjadi dasar dalam SH Terate,” tambahnya.

Ia berharap, pada pelaksanaan berikutnya seluruh warga dapat berkumpul dan mengikuti kegiatan temu kadhang sebagai bentuk mempererat hubungan persaudaraan.

“Bagi saudara SH Terate Rayon Singosaren yang tahun ini belum bisa mengikuti kegiatan, semoga tahun berikutnya bisa berkumpul bersama dalam rangka temu kadhang ini,” ujar Suyadi.

Suasana kebersamaan mewarnai akhir kegiatan, dengan harapan tradisi tersebut dapat terus dilestarikan oleh generasi penerus SH Terate Rayon Singosaren.



Penulis: Fajar
Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar