KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf atas Gangguan KA BIAS
Gangguan sistem kontrol kelistrikan KA BIAS memicu keterlambatan lima perjalanan kereta api lain di lintas Madiun-Magetan.
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS). (Dok. KAI) |
Gangguan tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api lain di lintas Madiun-Magetan mengalami keterlambatan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.21 WIB setelah Pusat Pengendali Operasi KA (PUSDALOPKA) Daop 7 Madiun menerima laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) atau masinis KA Plb 577A.
Rangkaian mengalami gangguan engine saat melintas dan kemudian berhenti luar biasa (BLB) di Km 170+2 jalur hilir petak jalan Madiun-Magetan.
Pemeriksaan awal petugas menunjukkan kendala tersebut berkaitan dengan sistem kontrol kelistrikan pada rangkaian kereta. Kondisi itu berdampak terhadap perjalanan sejumlah KA lain yang melintas di jalur tersebut.
KA 161 Bangunkarta yang berangkat dari Madiun pukul 08.43 WIB terlambat 21 menit, sedangkan KA 89 Gaya Baru Malam Selatan yang berangkat pukul 09.03 WIB mengalami keterlambatan 13 menit. Dari Magetan, KA 274 Kahuripan yang berangkat pukul 09.04 WIB terlambat 18 menit.
Keterlambatan juga dialami KA 81B Sancaka yang berangkat dari Madiun pukul 09.31 WIB selama 28 menit dan KA 278 Sri Tanjung yang berangkat dari Magetan pukul 09.31 WIB selama delapan menit.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan petugas langsung melakukan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan KA Plb 577A.
Sebagian pelanggan dialihkan menggunakan KA BIAS nomor 573B yang diberangkatkan dari Madiun pukul 11.35 WIB, sementara 18 penumpang dipindahkan ke KA Sancaka dan sebagian lainnya memilih melakukan refund tiket.
“Kami atas nama KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA Plb 577A (BIAS) serta perjalanan KA lain yang terdampak. Petugas kami langsung bergerak cepat di lapangan untuk melakukan penanganan serta memberikan solusi terbaik bagi para penumpang, baik pengalihan perjalanan maupun proses refund,” ujar Tohari.
KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus meningkatkan keandalan sarana dan prasarana untuk mencegah gangguan serupa. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan perjalanan kereta api. (@Mah/Hms)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
