Hari Pertama Magang, 17 Peserta Mulai Mengenal Kompleksitas Kerja Pemasyarakatan di Rutan Ponorogo
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Sebanyak 17 peserta Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026 mengikuti pengenalan lingkungan kerja di Rutan Kelas IIB Ponorogo. (Foto: Humas Rupon) |
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan awal bagi peserta untuk melihat langsung bagaimana sebuah institusi pemasyarakatan menjalankan berbagai fungsi dalam satu lingkungan kerja.
Senin (10/8), para peserta terlebih dahulu menerima arahan dari Kepala Rutan Ponorogo beserta jajaran.
Setelah itu, mereka diperkenalkan dengan sejumlah area yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di dalam Rutan.
Pengenalan tersebut memberi gambaran bahwa pekerjaan di lingkungan pemasyarakatan tidak berhenti pada aspek pengamanan.
Di dalamnya terdapat pelayanan, pembinaan, pengelolaan kebutuhan warga binaan hingga aktivitas kerja produktif.
Peserta diajak melihat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), blok hunian warga binaan, dapur, brandgang, bengkel kerja, serta area ketahanan pangan Rutan Ponorogo.
Setiap lokasi menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memahami fungsi masing-masing unit.
Bagi peserta magang, pengalaman tersebut menjadi berbeda dengan pembelajaran yang hanya berlangsung di ruang kelas.
Mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana prosedur kerja, kedisiplinan dan koordinasi antarpetugas diterapkan dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Ponorogo juga mengingatkan peserta agar menjadikan masa magang sebagai ruang untuk belajar. Selain aktif mengikuti kegiatan, peserta diminta menjaga kedisiplinan dan mematuhi arahan petugas selama berada di lingkungan Rutan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengenal lingkungan kerja, dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya,” ujar Karutan Ponorogo.
Kehadiran 17 peserta tersebut sekaligus memperlihatkan sisi lain dari program pemagangan nasional.
Peserta tidak hanya dituntut mengenal pekerjaan yang mereka jalani, tetapi juga memahami karakter lingkungan kerja yang memiliki aturan, tanggung jawab dan tingkat kedisiplinan berbeda dibandingkan tempat kerja pada umumnya.
Hari pertama pun menjadi tahap adaptasi. Dari mengenali ruang kerja hingga memahami aktivitas di dalamnya, peserta mulai membangun pemahaman mengenai bagaimana pelayanan publik, pengamanan dan pembinaan berjalan secara beriringan di Rutan Ponorogo.
Pengalaman awal itu menjadi modal sebelum mereka menjalani rangkaian Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026.
Tantangannya bukan sekadar menyelesaikan masa magang, melainkan mampu mengubah pengalaman lapangan menjadi pengetahuan dan keterampilan yang dapat dibawa ke dunia kerja. (Hms/Red)
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
