Jaga Budaya di Era Modern, Garda Satu Ponorogo Peringati HUT ke-81 RI
Redaksi Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Ketua DPC Garda Satu Ponorogo, Budiono. (Foto: Dok. Gardajatim.com) |
Kegiatan tersebut diisi dengan pagelaran seni Reog pada siang hari dan pertunjukan Jaran Thek atau Kuda Lumping “Nogo Pertolo” pada malam hari.
Selain pertunjukan seni, kegiatan tersebut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejak sore, para pedagang mulai menyiapkan lapak dan menjajakan dagangan kepada masyarakat yang hadir.
Panitia mencatat terdapat 170 lapak UMKM dalam kegiatan tersebut. Para pedagang menjual berbagai produk kepada pengunjung selama acara berlangsung.
Ketua DPC Garda Satu Ponorogo, Budiono, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperingati kemerdekaan Indonesia sekaligus mengenang jasa para pahlawan. Kegiatan itu juga menjadi sarana memperkenalkan seni budaya daerah kepada generasi muda.
“Tujuan kegiatan ini selain memperingati dan memeriahkan kemerdekaan, juga untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Kami ingin seni budaya daerah tetap eksis dan dikenal anak, cucu, serta generasi penerus,” kata Budiono.
Pertunjukan Reog digelar pada siang hari. Adapun Kuda Lumping “Nogo Pertolo” tampil pada malam hari sekitar pukul 19.00-20.00 WIB.
Budiono mengatakan kesenian daerah perlu terus ditampilkan agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
Menurut dia, kegiatan seni dalam peringatan kemerdekaan dapat menjadi salah satu cara mengenalkan budaya Ponorogo kepada masyarakat.
Budiono berharap DPC Garda Satu Ponorogo dapat terus menjalankan kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kami berharap Garda Satu terus eksis dan semakin maju. Semoga masyarakat sekitar juga semakin makmur dan sukses,” tutupnya. (Fjr)
Sebelumnya
...
