-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●PASANG IKLAN DI SINI●

Jelang Ujian Advokat, APSI Tekankan Kualitas dan Integritas

APSI membekali calon advokat jelang ujian 14 Agustus 2026. Kualitas, integritas, dan pendidikan akademis ditekankan untuk memperkuat profesi.
Kegiatan Try Out dan Pembekalan Advokat APSI di IClub Madiun, Senin (10/8/2026). Foto: Dok. Tim APSI)
GARDAJATIM.COM: Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) menggelar pembekalan dan try out bagi calon advokat menjelang Ujian Profesi Advokat yang akan berlangsung serentak di Indonesia pada 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut digelar di iClub Madiun, Senin, 10 Agustus 2026, dan diikuti peserta pendidikan advokat dari berbagai latar belakang di wilayah Mataraman.

Pembekalan ini tidak hanya diarahkan untuk menghadapi ujian profesi. APSI juga menekankan pentingnya kualitas akademik dan integritas sebagai bagian dari kompetensi advokat setelah memasuki dunia profesi hukum.

Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) APSI, Tatik Sri Wulandari, S.H.I., M.H., yang juga merupakan kandidat doktor di UIN Ponorogo, mengatakan APSI merupakan salah satu organisasi advokat yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan profesi advokat di Indonesia.

Menurut dia, APSI turut terlibat dalam pembentukan Undang-Undang Advokat pada 2003 dan ikut berkontribusi dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Advokat terbaru.

“APSI ingin para advokat hadir sebagai advokat yang berkualitas dan amanah. Karena itu, pembekalan tidak cukup hanya berorientasi pada kelulusan ujian, tetapi juga bagaimana membangun kapasitas dan integritas calon advokat,” kata Tatik kepada Gardajatim.com.

Menurut Tatik, tantangan profesi advokat menuntut kesiapan yang lebih dari sekadar kemampuan memahami aturan hukum.

Advokat dituntut memiliki kapasitas akademis, profesionalitas, sekaligus tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.
Peserta mengikuti kegiatan Try Out dan Pembekalan Advokat APSI di IClub Madiun.
Sementara itu, Sigit Iksan Wibowo, S.H.I., M.H., secara khusus menangani sesi try out dalam kegiatan tersebut.

Sebagai Ketua DPC APSI Ponorogo dan advokat senior di wilayah Mataraman, Sigit memberikan materi latihan dan arahan kepada peserta untuk menghadapi Ujian Profesi Advokat.

Selain Sigit, Ketua DPC APSI dari sejumlah daerah di wilayah Mataraman turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka adalah Darul Husaini, S.H., M.H., Ketua DPC Trenggalek; Anas Mustangin, S.H.I., M.H., Ketua DPC Pacitan; Ahmad Subhan, S.H.I., M.H., Ketua DPC Kabupaten Madiun; Zainal Faizin, S.H., M.H., Ketua DPC Magetan; Ali Wasiin, S.H., M.H., Ketua DPC Nganjuk; serta Joko, S.H., Ketua DPC Ngawi.

Para Ketua DPC memberikan arahan kepada peserta pendidikan advokat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka sekaligus memberikan gambaran mengenai tantangan dan tanggung jawab yang akan dihadapi setelah seseorang memasuki profesi advokat.

Selain itu, para pimpinan organisasi diposisikan sebagai role model bagi peserta dalam memahami profesionalitas advokat.
Wabendum DPP APSI Tatik Sri Wulandari memberikan pembekalan dalam kegiatan Try Out dan Pembekalan Advokat di IClub Madiun.
Tatik, yang tengah menempuh pendidikan doktoral di UIN Ponorogo, juga mendorong advokat meningkatkan pendidikan formal.

Menurut dia, pendidikan akademik diperlukan untuk memperkuat kapasitas intelektual advokat.

“Pendidikan formal juga harus menjadi perhatian. Kami berharap kawan-kawan advokat terus meningkatkan kualitas akademis, minimal melalui pendidikan magister,” ujar Tatik.

Pembekalan menjelang ujian 14 Agustus 2026 itu pada akhirnya menempatkan kualitas advokat sebagai isu yang lebih luas daripada sekadar kemampuan melewati tahapan ujian.

Bagi APSI, profesionalitas, amanah, dan peningkatan kapasitas akademik menjadi bagian penting dalam membangun advokat yang mampu menjalankan fungsi profesinya secara bertanggung jawab. (Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar