-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark

●PASANG IKLAN DI SINI●

Warga Wagir Lor Protes, Tiang Telkom Ganggu Jalur Wisata Telaga Ngebel

Tiang telepon milik Telkom berdiri di sisi jalan Dukuh Bentis, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Warga Dukuh Bentis, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, meminta tiang telepon milik Telkom yang berdiri di sisi jalan dipindahkan.

Tiang yang telah berdiri sejak era 1990-an itu kini dinilai mengganggu ruang jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terlebih lokasinya berada di jalur utama menuju kawasan wisata Telaga Ngebel yang dilalui warga maupun wisatawan.

Kepala Desa Wagir Lor, Sumono, menyampaikan keluhan tersebut saat dikonfirmasi pada Senin, 17 Agustus 2026. Tiang berada di area permukiman dan tempat usaha warga, tepat di sebelah selokan yang posisinya dinilai mengambil sebagian bahu jalan.

Upaya meminta penanganan juga telah dilakukan warga. Sekitar dua bulan lalu, warga telah membuat surat pengaduan kepada pihak Telkom terkait keberadaan tiang tersebut. 

Namun, hingga kini warga masih berharap ada tindak lanjut untuk memindahkan tiang ke lokasi yang dinilai lebih aman.

Tiang tersebut dipasang ketika layanan telepon rumah dan warung telekomunikasi (wartel) masih marak digunakan.

Seiring waktu, kondisi kawasan berubah. Volume lalu lintas meningkat dan aktivitas ekonomi tumbuh dengan munculnya pertokoan serta toko bangunan baru di sekitar lokasi.

Posisi tiang kini menjadi perhatian karena berada di jalur utama wisata Telaga Ngebel. Kepadatan kendaraan, aktivitas warga, dan keberadaan usaha di sepanjang ruas jalan membuat ruang gerak pengguna jalan semakin terbatas.

“Keberadaan tiang yang dahulu tidak mengganggu kini dinilai amat membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan warga sekitar,” kata Sumono.

Meski belum pernah memicu kecelakaan fatal secara langsung di titik tiang, insiden lalu lintas disebut kerap terjadi di kawasan sekitarnya.

Warga RT 01/RW 01 Dukuh Bentes berharap kondisi tersebut segera ditangani sebelum menimbulkan korban.

Warga meminta pihak pengelola atau instansi terkait mengambil langkah dengan mencabut atau memindahkan tiang ke lokasi yang lebih aman.

Selain untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pemindahan dinilai penting mengingat ruas tersebut merupakan akses utama menuju salah satu destinasi wisata di Kabupaten Ponorogo.

Persoalan ini sekaligus memperlihatkan perubahan kondisi kawasan yang tidak lagi sama dengan ketika tiang tersebut pertama kali dipasang.

Infrastruktur yang dahulu tidak mengganggu kini berada di tengah kawasan yang semakin padat oleh permukiman, aktivitas usaha, dan arus kendaraan menuju Telaga Ngebel.

Hinga berita ini diterbitkan, upaya meminta konfirmasi kepada pihak Telkom mengenai pengaduan warga masih dilakukan. (Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar