-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 REPUBLIK INDONESIA🇮🇩

Operasi Kista Tak Lagi Harus dengan Sayatan Besar, RSUD dr. Harjono Ponorogo Hadirkan Laparoskopi

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD dr. Harjono S. Ponorogo, dr. Fanni Priyo Nugroho, Sp.OG, FESICOG, saat memberikan penanganan kepada pasien dengan masalah kesehatan reproduksi perempuan. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: Perempuan yang mengalami kista ovarium, tumor rahim atau sumbatan saluran tuba kini memiliki pilihan layanan operasi di RSUD dr. Harjono S. Ponorogo.

Rumah sakit milik Pemkab Ponorogo tersebut menghadirkan layanan laparoskopi, teknik bedah dengan sayatan kecil sebagai alternatif operasi konvensional.

Kehadiran layanan ini memberi pilihan baru bagi masyarakat yang membutuhkan tindakan operasi dengan pendekatan bedah minimal invasif.

Laparoskopi dilakukan menggunakan kamera dan instrumen khusus yang dimasukkan melalui beberapa sayatan kecil pada bagian perut. Teknik ini berbeda dengan laparotomi yang merupakan metode operasi konvensional.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD dr. Harjono S. Ponorogo, dr. Fanni Priyo Nugroho, Sp.OG, FESICOG., menjelaskan laparoskopi memiliki sejumlah keuntungan bagi pasien.

“Keuntungannya, luka operasi lebih kecil, nyeri biasanya lebih ringan, pemulihan lebih cepat, dan lama rawat inap bisa lebih singkat,” jelas Fanni, Jumat, 4 September 2026.

Namun, keunggulan tersebut bukan berarti laparoskopi selalu menjadi pilihan untuk setiap kasus.

Dokter tetap harus melihat kondisi pasien secara menyeluruh sebelum menentukan metode operasi.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD dr. Harjono S. Ponorogo, dr. Fanni Priyo Nugroho, Sp.OG, FESICOG, saat menangani pasien dalam layanan kesehatan di RSUD dr. Harjono S. Ponorogo.
Ukuran dan karakteristik kista, kecurigaan keganasan, riwayat operasi sebelumnya hingga kondisi organ di dalam perut menjadi sejumlah faktor yang dipertimbangkan.

“Jadi tidak selalu laparoskopi lebih baik dan tidak selalu laparotomi lebih baik. Yang paling penting adalah memilih metode yang aman dan sesuai kondisi pasien,” tegasnya.

Layanan Laparoskopi Pertama di Ponorogo

Kehadiran layanan laparoskopi di RSUD dr. Harjono menjadi bagian dari pengembangan layanan bedah minimal invasif di Ponorogo.

Kabid Humas RSUD dr. Harjono S. Ponorogo, Sugianto mengatakan, layanan laparoskopi untuk operasi kista ovarium tersebut menjadi yang pertama di Ponorogo.

Tidak hanya kista ovarium, layanan bedah minimal invasif tersebut juga dapat menjadi pilihan penanganan bagi pasien dengan tumor rahim maupun sumbatan pada saluran indung telur, sesuai hasil pemeriksaan dan pertimbangan dokter.

“Kami hadirkan untuk masyarakat Ponorogo dan sekitarnya layanan bedah minimal invasif untuk menangani kista ovarium, tumor rahim, sumbatan pada saluran indung telur. Silakan datang dan konsultasi dengan dokter obgyn kami,” pungkas Sugianto.

Bagi perempuan yang memiliki keluhan atau telah mendapatkan diagnosis terkait masalah tersebut, konsultasi dengan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi menjadi langkah awal untuk menentukan penanganan yang tepat.

RSUD dr. Harjono Ponorogo menghadirkan layanan laparoskopi sebagai tambahan pilihan bagi masyarakat, dengan metode operasi yang tetap disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan medis masing-masing pasien. (Hms/Fjr)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar