Razia Rutan Ponorogo, Narkoba dan HP Nihil
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Pelaksanaan razia gabungan dan tes urine di Rutan Kelas IIB Ponorogo. (Foto: Humas Rupon) |
Selain pemeriksaan kamar, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 22 warga binaan dan 10 pegawai Rutan Ponorogo. Hasil pemeriksaan seluruhnya dinyatakan negatif.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Razia dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pemeriksaan kamar hunian, petugas menyisir sejumlah area untuk memastikan tidak ada barang terlarang, khususnya narkotika dan handphone.
Razia tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.61.OT.02.02 tanggal 14 September 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Kegiatan dipimpin Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho bersama pejabat struktural dan jajaran Rutan Ponorogo.
Dalam pelaksanaannya, Rutan Ponorogo melibatkan BNN Kabupaten Trenggalek, Satres Narkoba dan Sat Sabhara Polres Ponorogo, serta Sub Detasemen Polisi Militer V/1.1 Ponorogo.
M. Agung Nugroho mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen Rutan Ponorogo terhadap pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi bersama Rutan Ponorogo dalam pelaksanaan razia dan tes urine ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Rutan Ponorogo yang Zero HALINAR,” ungkapnya.
Hasil razia dan tes urine tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap warga binaan maupun jajaran petugas. Rutan Ponorogo menyatakan akan terus melakukan langkah deteksi dini secara berkelanjutan.
Penguatan sinergi dengan TNI, Polri, BNN, dan instansi terkait juga akan dilakukan untuk menjaga lingkungan Rutan Ponorogo tetap aman, tertib, serta bersih dari narkotika dan handphone ilegal.
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
