-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Hari Santri 2026, Bupati Madiun Dorong Santri Kuasai Iptek dan Inovasi

Hari Wuryanto membacakan amanat Menteri Agama dan mengajak santri berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Bupati Madiun Hari Wuryanto memimpin upacara Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun (Dok Ist)
GARDAJATIM.COM : Pemkab Madiun menggelar upacara Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Kamis (22/10/2026). 

Bupati Madiun Hari Wuryanto bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti ratusan santri, ulama, Forkopimda, dan ASN di lingkungan Pemkab Madiun.

Dalam amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang dibacakannya, Hari Wuryanto menyampaikan pentingnya peran santri dalam melanjutkan perjuangan ulama dan mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. 

Peringatan setiap 22 Oktober tersebut merujuk pada Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.

Mengusung tema nasional "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", peringatan tahun ini menyoroti peran generasi santri dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Santri diharapkan mampu berkontribusi melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak.

"Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia," ujar Bupati Madiun saat membacakan amanat Menteri Agama.

Hari Wuryanto juga menyampaikan bahwa santri memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai bidang, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa. Dalam menjalankan peran tersebut, santri diharapkan tetap berpegang pada prinsip "man jadda wajada".

Selain upacara, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, diisi penampilan seni budaya Islami serta penyerahan penghargaan kepada santri dan lembaga pesantren berprestasi di Kabupaten Madiun.

Peringatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan ulama dan umara atau pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. 

Pemkab Madiun berharap kontribusi pesantren dan santri terus berkembang dalam bidang pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. (@Red/Hms)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar