-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Drainase 103 Meter di Ngawi Rampung, Ini Harapan Atika Banowati

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Hj. Atika Banowati, S.H., meninjau pembangunan drainase sepanjang 103. (Foto: Dwi)
GARDAJATIM.COM: Pembangunan drainase sepanjang 103 meter di Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, telah rampung dengan anggaran Rp200 juta dari Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur tahun 2026.

Keberadaan saluran air tersebut diharapkan membantu mengarahkan aliran air menuju persawahan agar tidak menggenangi jalan saat hujan.

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Atika Banowati, SH, meninjau langsung pembangunan drainase tersebut pada Kamis (22/10/2026).

Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan saat reses Atika di Desa Pangkur. Saat itu, masyarakat menyampaikan kebutuhan saluran air di lingkungan RT 06–07.
Atika mengatakan, pembangunan drainase tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi warga, terutama dalam membantu mengurangi genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak pada kondisi jalan.

“Harapan kami tentunya dengan dibangunnya drainase tersebut, saat hujan air mengalir sesuai tempat dan fungsinya. Air bisa diarahkan ke persawahan serta tidak menggenangi jalan, yang membuat jalan rusak akibat tergenang,” ungkap Atika.

Menurutnya, kebutuhan infrastruktur dasar seperti drainase perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Aspirasi yang disampaikan warga melalui kegiatan reses menjadi salah satu pijakan dalam memperjuangkan pembangunan di daerah. 

Drainase di Desa Pangkur menjadi salah satu bentuk pembangunan yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan saluran air di lingkungan permukiman warga.

Drainase sepanjang 103 meter tersebut dibangun menggunakan anggaran Rp200 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur tahun 2026.

Atika merupakan anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) IX, yang mencakup Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, Magetan, dan Ngawi.
Ia berharap pembangunan yang bersumber dari anggaran provinsi tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Setelah pekerjaan selesai, fungsi saluran dan pemeliharaannya menjadi hal yang perlu diperhatikan agar drainase dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Saluran tersebut diharapkan mampu mengarahkan aliran air dengan lebih tertata, terutama ketika hujan turun.

Bagi warga RT 06–07 Desa Pangkur, pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat dalam jangka panjang, khususnya untuk membantu mengurangi genangan di jalan dan menjaga kenyamanan lingkungan. (Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar