HSN 2026 di Ponorogo, Kapolres Tekankan Pendidikan dan Pencegahan Kenakalan Remaja
Redaksi
... menit baca
GARDAJATIM.COM: Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pesantren, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda serta mencegah kenakalan remaja.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (22/10/2026).
Menurut Damus, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi perundungan, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga perilaku yang melanggar hukum.
Upacara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, aparat penegak hukum, serta kepala dinas dan instansi terkait. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno bertindak sebagai pimpinan apel.
Dalam momentum Hari Santri Nasional 2026, Damus menegaskan komitmen kepolisian mendukung dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan.
Ia menyebut kolaborasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan diperlukan untuk membangun karakter generasi muda sekaligus menanamkan nilai toleransi dan persatuan.
“Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kepedulian terhadap dunia pendidikan. Melalui semangat Polisi Peduli Pendidikan, kami mendorong sinergi antara Polri, pesantren, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai toleransi dan persatuan,” ujar Damus.
![]() |
| Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo. |
Menurutnya, kepedulian terhadap pendidikan perlu diwujudkan melalui pembinaan generasi muda, peningkatan kesadaran hukum, serta penguatan komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
Selain mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman, Kapolres Ponorogo mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Ponorogo,” katanya.
Pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba menjadi bagian dari perhatian yang disampaikan dalam konteks pembinaan generasi muda.
Kepolisian juga menekankan pentingnya komunikasi dengan sekolah, pesantren, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung upaya tersebut.
Peringatan Hari Santri Nasional di Ponorogo menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dalam perjalanan bangsa sekaligus memperkuat nilai keagamaan, persatuan, dan kebangsaan.
Melalui peringatan tersebut, pesan yang disampaikan Kapolres Ponorogo berfokus pada pentingnya kepedulian terhadap pendidikan, pembentukan karakter generasi muda, serta kerja sama berbagai elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Ponorogo.
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
