-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

SMPN 4 Ponorogo Luncurkan Buku Karya Siswa dan E-Moncer, Perkuat Literasi serta Digitalisasi

Kepala SMPN 4 Ponorogo, Ibu Winarti, M.Pd., memberikan cendera mata berupa buket bunga dan karya buku siswa kepada Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., dalam momentum Launching Smart Digital School. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM: SMP Negeri 4 Ponorogo terus mendorong penguatan budaya literasi sekaligus transformasi digital di lingkungan sekolah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran buku karya siswa dalam rangka Bulan Bahasa serta peluncuran aplikasi E-Moncer untuk mempermudah administrasi sekolah.

Kepala SMPN 4 Ponorogo, Winarti, M.Pd., mengatakan, kedua kegiatan tersebut memiliki tujuan yang saling melengkapi. 

Peluncuran buku menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan literasi dan kreativitas siswa, sedangkan aplikasi E-Moncer merupakan bagian dari langkah digitalisasi layanan administrasi sekolah.

Menurut Winarti, momentum Bulan Bahasa dimanfaatkan untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berliterasi melalui karya yang dihasilkan sendiri.

“Peluncuran buku karya siswa ini dilaksanakan dalam rangka Bulan Bahasa untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berliterasi,” ujar Winarti kepada Gardajatim.com, Senin, 26 Oktober 2026.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah mendorong siswa agar tidak hanya membaca, tetapi juga mampu menuangkan gagasan, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya tulis.

Peluncuran Buku Jadi Ruang Kreativitas Siswa

Bagi SMPN 4 Ponorogo, penguatan literasi merupakan bagian penting dalam proses pendidikan.

Kemampuan berliterasi diharapkan dapat mendukung siswa dalam memahami informasi, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan potensi diri.

Peluncuran buku karya siswa menjadi salah satu bentuk upaya sekolah untuk memberikan apresiasi terhadap kreativitas pelajar.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berkarya sekaligus membangun kebiasaan literasi di lingkungan sekolah.

Winarti berharap, kegiatan literasi tidak berhenti pada peluncuran buku, tetapi dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk terus belajar, membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Melangkah mantap menuju masa depan pendidikan berbasis teknologi.
Aplikasi E-Moncer Dukung Digitalisasi Administrasi Sekolah

Selain memperkuat literasi, SMPN 4 Ponorogo juga meluncurkan aplikasi E-Moncer sebagai bagian dari upaya digitalisasi sekolah.

Winarti menjelaskan, kehadiran aplikasi tersebut ditujukan untuk mempermudah proses administrasi sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih praktis.

“Sedangkan peluncuran aplikasi E-Moncer ini merupakan langkah digitalisasi sekolah untuk mempermudah administrasi,” jelasnya.

Pemanfaatan aplikasi digital menjadi salah satu langkah sekolah dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Digitalisasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan administrasi agar lebih mudah dan membantu kelancaran pengelolaan kegiatan sekolah.

Melalui penerapan E-Moncer, SMPN 4 Ponorogo berupaya mengembangkan pemanfaatan teknologi tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga dalam mendukung tata kelola administrasi.

Harapkan Siswa Makin Literat dan Kreatif

Winarti menegaskan, penguatan literasi dan digitalisasi merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Harapan kami anak-anak semakin literat, semakin kreatif, dan administrasi semakin mudah dengan adanya aplikasi,” ungkapnya.

Harapan tersebut menjadi arah pengembangan SMPN 4 Ponorogo dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendorong kreativitas siswa sekaligus mendukung kemudahan administrasi melalui pemanfaatan teknologi.

Melalui peluncuran buku karya siswa dan aplikasi E-Moncer, SMPN 4 Ponorogo berupaya menyelaraskan pengembangan kemampuan literasi dengan kebutuhan digitalisasi sekolah.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas bagi siswa untuk berkarya serta mendukung pengelolaan administrasi sekolah agar semakin mudah dan efektif.

Peluncuran Smart Digital School di SMP Negeri 4 Ponorogo diwarnai pesan Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa tentang bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial.

Pesan tersebut disampaikan saat AKBP Damus Asa memimpin upacara bendera di SMPN 4 Ponorogo, Senin (26/10/2026) pagi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan pelajar agar disiplin, memahami aturan, dan mampu menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab. (Fjr/Red/Rls)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar