-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
🇮🇩DIRGAHAYU KE-81 PROVINSI JAWA TIMUR🇮🇩

Tak Hanya Hasilkan Listrik, Geotermal Ngebel Ponorogo Punya Peluang Ekonomi bagi Warga

Papan proyek Geotermal di Desa Gondowido, Ngebel, Ponorogo. (Foto: Fajar/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM: Pengembangan proyek energi panas bumi (geotermal) di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, dinilai memiliki potensi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain menghasilkan energi listrik, proyek tersebut diharapkan membuka lapangan kerja, menggerakkan usaha lokal, hingga memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Ketua Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Ponorogo, Endar Riyanto, S.Kom., menyatakan dukungannya terhadap pengembangan proyek geotermal yang dikelola kelompok usaha Bakrie tersebut.

Menurut Endar, investasi berskala nasional itu tidak semestinya hanya dilihat dari besarnya investasi atau energi listrik yang nantinya dihasilkan. Peluang keterlibatan masyarakat dan dampak ekonomi di sekitar lokasi juga menjadi bagian penting dari manfaat yang diharapkan.

Warga Lokal Mulai Mendapat Kesempatan Kerja

Endar menyampaikan, berdasarkan hasil sosialisasi yang diselenggarakan BDE, masyarakat menerima dan mendukung keberadaan proyek panas bumi di wilayah Ngebel.

Dukungan tersebut, menurutnya, juga mulai diikuti keterlibatan warga dalam aktivitas proyek. Sejumlah masyarakat dari Desa Bondowoso maupun desa-desa lain di Kecamatan Ngebel disebut telah bekerja di lokasi pengembangan geotermal.

Kondisi ini membuka kesempatan bagi warga untuk mendapatkan penghasilan melalui pekerjaan yang tersedia. Aktivitas proyek juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil yang menyediakan kebutuhan pekerja maupun jasa pendukung.

"Manfaatnya tentu bukan hanya untuk hari ini. Dengan adanya proyek ini, masyarakat memiliki kesempatan bekerja, mendapatkan penghasilan, dan meningkatkan taraf kehidupan. Harapannya, manfaat tersebut juga bisa dirasakan dalam jangka panjang," jelas Endar, Selasa, 2 November 2026.

Ia berharap keterlibatan tenaga kerja lokal terus diperhatikan dalam pelaksanaan proyek. Masyarakat sekitar diharapkan memperoleh kesempatan yang adil untuk mengisi kebutuhan pekerjaan sesuai kemampuan dan kualifikasi yang dibutuhkan.
Endar Riyanto, S.Kom., Ketua LPKPK Ponorogo.
Hal serupa juga diharapkan berlaku bagi pelaku usaha lokal agar dapat mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar proyek.

Bonus Produksi Panas Bumi Berpotensi Mendukung Daerah

Selain membuka peluang pekerjaan, Endar menyoroti potensi manfaat proyek geotermal terhadap pendapatan daerah melalui mekanisme bonus produksi panas bumi.

Bonus produksi merupakan salah satu instrumen yang dapat memberikan kontribusi kepada daerah penghasil panas bumi.

Dana tersebut dapat mendukung pembangunan infrastruktur maupun kebutuhan masyarakat sesuai ketentuan pemerintah dan mekanisme pengalokasian yang berlaku.

Menurut Endar, potensi tersebut membuat manfaat pengembangan geotermal dapat menjangkau lebih luas, tidak hanya masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Namun, besaran maupun realisasi kontribusi kepada daerah tidak dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan. Karena itu, potensi bonus produksi tersebut masih perlu dilihat berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

"Ini merupakan proyek nasional. Tentu berbagai aspek sudah melalui pertimbangan dan perencanaan. Karena itu, kita berharap pelaksanaannya berjalan baik dan manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat, baik di sekitar lokasi proyek maupun Ponorogo secara keseluruhan," lanjut Endar.

Perlindungan Lingkungan Tetap Menjadi Perhatian

Di tengah peluang ekonomi yang diharapkan muncul, Endar juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek lingkungan, keselamatan kerja, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pengembangan investasi perlu berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan warga Ngebel.

Dengan demikian, manfaat proyek tidak hanya diukur dari pembangunan fasilitas pembangkit atau energi listrik yang dihasilkan.

Kesempatan kerja, keterlibatan usaha masyarakat, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Endar berharap pengembangan geotermal di Desa Gondowido dapat berjalan baik sehingga peluang ekonomi yang muncul benar-benar bisa dirasakan masyarakat sekitar dan Kabupaten Ponorogo secara lebih luas. (Fjr/Red)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar