![]() |
| Jalan beton Program PISEW 2025 di wilayah Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Ponorogo. (Foto: doc. Gardajatim.com) |
Heri menjelaskan, proyek PISEW merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang disalurkan melalui aspirasi DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Supriyanto.
Ia menyebutkan, alokasi dana Bantuan Pemerintah Masyarakat (BPM) dalam proyek tersebut sebesar Rp 500 juta.
"Dana itu digunakan untuk pembangunan satu ruas jalan beton dengan panjang 802 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Dan waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 85 hari, terhitung sejak 8 Oktober hingga 31 Desember 2025," kata Heri saat dikonfirmasi, Kamis 8 Januari 2025.
Menurut Heri, penentuan lokasi pembangunan dilakukan melalui musyawarah dua desa sebelum akhirnya disepakati titik nol pembangunan berada di wilayah Desa Lembah.
“Alhamdulillah, pekerjaan sudah terlaksana dengan baik. Insya Allah sesuai spesifikasi, tentu dengan penyesuaian kemampuan anggaran yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, manfaat pembangunan jalan sudah dirasakan masyarakat, terutama warga lintas desa.
Heri menuturkan, mayoritas pengguna jalan tersebut berasal dari wilayah Trisono, khususnya bagian timur.
Karena itu, pemerintah desa berencana mengusulkan kelanjutan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.
“Insya Allah akan kami usulkan lagi agar konektivitas antarwilayah semakin maksimal,” ujarnya.
Heri juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, Bapak Supriyanto selaku anggota DPR RI, serta masyarakat yang telah mendukung dan ikut mengawasi pelaksanaan program ini. Semoga pembangunan ini benar-benar memberi manfaat bagi warga,” kata Heri.
Suharno, warga Dusun Banjarejo, Desa Trisono, mengaku senang dengan adanya proyek pembangunan jalan tersebut.
Ia mengatakan, akses yang sebelumnya kurang nyaman kini menjadi lebih baik dan mempercepat aktivitas warga.
“Sekarang jalannya sudah enak dilewati. Perjalanan jadi lebih cepat, terutama kalau mau ke arah Lembah atau Babadan,” kata Suharno. (*)

