-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

Bathari Band Resmi Diluncurkan, Band Perempuan Pertama dari Ponorogo

Bathari Band memperkenalkan diri ke publik sebagai band perempuan pertama asal Ponorogo. (Foto: Istimewa)
GARDAJATIM.COM:
Setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan, Bathari Band resmi diluncurkan sebagai band perempuan pertama yang lahir dari Ponorogo. 

Kehadiran Bathari Band menandai upaya menghadirkan warna baru dalam musik lokal, sekaligus membuka ruang bagi musisi perempuan di tengah dominasi band laki-laki.

Penggagas Bathari Band, Andri Arista Ramadhona, mengatakan gagasan membentuk band beranggotakan perempuan seluruhnya berangkat dari kegelisahan pribadi. 

Menurut dia, di Ponorogo belum pernah ada band dengan personel perempuan semua, sehingga ide tersebut dinilai menarik sekaligus menantang.

“Di Ponorogo belum ada band cewek. Kelihatannya nanti akan menarik,” kata Andri, Jumat 6 Februari 2026.

Nama Bathari dipilih bukan tanpa alasan. Andri menjelaskan, Bathari merupakan sebutan bagi sosok dewi atau perempuan yang dimuliakan. Makna tersebut dinilai sejalan dengan identitas band yang seluruh personelnya adalah perempuan.

Andri juga menyinggung perkembangan musik digital yang kini semakin masif, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Namun menurut dia, musik yang dihasilkan teknologi belum tentu mampu menggantikan pengalaman pertunjukan langsung di atas panggung.

“Musik AI belum tentu bisa dipentaskan. Justru itu yang membakar semangat saya untuk melahirkan band perempuan di Ponorogo,” ujarnya.

Gagasan tersebut tidak mudah diwujudkan. Tantangan terbesar adalah mencari talenta perempuan yang mampu memainkan alat musik. Meski begitu, keterbatasan tersebut tidak mematahkan tekadnya.

“Justru itu yang membuat saya makin tertantang untuk membentuk band cewek,” kata Andri.

Perjalanan Bathari Band dimulai pada akhir 2021. Langkah awalnya berangkat dari lingkup keluarga, dengan melatih putrinya sendiri, Kidung Kinabekti, sebagai vokalis. Andri juga menulis lagu-lagu yang kemudian menjadi materi awal Bathari Band.

Seiring waktu, Andri merasa Kidung perlu berinteraksi dengan musisi lain untuk mengasah kemampuan bermusik. Dari situ, bergabung Jodda (keyboard) dan Aira (bass). Formasi tersebut kemudian dilengkapi oleh Abigail (biola), Naya (gitar), dan Ellaeine (drum).

Dengan enam personel perempuan dari latar sekolah yang berbeda, Bathari Band resmi memperkenalkan diri ke publik melalui album perdana berjudul First. Album tersebut telah dirilis dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube Bathari Band.

“Alhamdulillah, akhirnya tahun 2026 ini Bathari Band resmi lahir. Semoga ke depan bisa membawa kebanggaan bagi masyarakat Ponorogo,” ujar Andri.

Peluncuran Bathari Band diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah musik lokal, tetapi juga mendorong munculnya lebih banyak musisi perempuan di Ponorogo dan daerah sekitarnya. (*)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar