Cirebon Studi Tiru KPBU APJ, Kabupaten Madiun Paparkan Efisiensi hingga Multiplier Effect
GARDAJATIM.COM: Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengelolaan pembangunan infrastruktur. 
Pemkab Madiun jadi rujukan Cirebon dalam studi tiru KPBU APJ yang sukses tekan tagihan listrik dan dorong pertumbuhan ekonomi. (Ist.)
Kali ini, kunjungan kerja datang dari Pemerintah Kota dan Kabupaten Cirebon dalam rangka studi tiru solusi pembiayaan alternatif untuk infrastruktur melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ).
Rombongan dari Kota Cirebon dipimpin langsung oleh Wali Kota Effendi Edo, S.AP., M.Si, sedangkan dari Kabupaten Cirebon dipimpin Wakil Bupati H. Agus Kurniawan Budiman.
Kehadiran dua pimpinan daerah tersebut disambut Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak didampingi Asisten Sekda, pimpinan OPD terkait, serta PT Tri Tunggal Madiun di Ruang IT Pusat Pemkab Madiun, Kamis (12/2/2026).
Mengawali sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan selamat datang kepada kedua pimpinan daerah beserta rombongan.
Ia menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, sehingga terus mencari berbagai terobosan untuk merealisasikannya, salah satunya melalui KPBU APJ yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa proses pembangunan APJ dengan skema KPBU cukup panjang dan membutuhkan sinergi dengan DPRD sebagai mitra pemerintah daerah.
Saat ini, sebanyak 7.459 titik APJ telah menyala di Kabupaten Madiun.
Menurutnya, kerja sama melalui skema KPBU APJ tersebut juga membawa keuntungan signifikan, terutama dalam efisiensi tagihan listrik.
Ia memaparkan, pada tahun 2023 tagihan listrik APJ mencapai lebih dari Rp14 miliar, sementara pada tahun 2025 turun drastis menjadi lebih dari Rp5 miliar.
“Selain itu, dampak multiplier effectnya juga cukup besar. Karena dengan APJ yang memadai ini, tumbuh titik-titik keramaian baru yang menghidupkan UMKM, kemudian tingkat kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas juga turun drastis yang berdampak pada meningkatnya minat investasi di Kabupaten Madiun. Dan muaranya untuk kesejahteraan masyarakat,” akunya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan serta kesempatan melakukan studi tiru KPBU APJ di Kabupaten Madiun.
Ia mengaku beruntung karena Kabupaten Madiun telah lebih dulu merealisasikan skema tersebut.
“Apalagi saya pernah melihat, Beliau (Bupati Madiun) pernah menjadi narasumber tingkat nasional terkait KPBU APJ. Untuk itu, saya minta kepada seluruh jajaran menyimak dengan baik arahan dari Bupati dan teman-teman OPD di Kabupaten Madiun, agar hasil studi tiru yang baik ini bisa kita laksanakan di daerah kita,” pintanya (Red)
Editor: Redaksi