Forkopimcam Bandar Gerak Cepat Tangani Longsor Talud SDN 2 Kledung
Redaksi
... menit baca
![]() |
| Forkopimcam Bandar bersama Dinas terkait meninjau lokasi talud SDN 2 Kledung yang longsor di Kecamatan Bandar. (Foto: Acir Hernowo/Gardajatim.com) |
Peristiwa itu memicu gangguan aktivitas belajar mengajar dan menutup sebagian akses menuju Desa Ploso, Kecamatan Tegalombo.
Longsoran talud sepanjang sekitar 34 meter dengan tinggi enam meter terjadi setelah intensitas hujan tinggi membuat struktur tanah di sekitar bangunan penahan tersebut tak mampu menahan beban air.
Material tanah dan batu menutup sebagian jalur penghubung antarwilayah dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa serta tenaga pendidik.
Beruntung, kejadian berlangsung di luar jam sekolah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Menindaklanjuti peristiwa itu, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bandar bergerak cepat berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pemerintah desa, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan untuk melakukan penanganan darurat.
Petugas bersama warga setempat melakukan pembersihan material longsor yang menumpuk di sekitar lokasi. Area terdampak juga dipasangi terpal dan garis pengaman guna mencegah siswa mendekati titik rawan.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Wahyono, mengatakan kegiatan belajar mengajar pascalibur awal Ramadan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian.
“Hari ini kami langsung mengecek kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan BPBD dan mendapat bantuan terpal untuk penanganan awal. Untuk penanganan sepenuhnya akan kami koordinasikan dengan OPD terkait agar segera ditangani,” ujar Wahyono, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurut dia, penguatan sementara dilakukan dengan memasang penopang darurat dan terpal pada bagian talud yang masih tersisa sambil menunggu perbaikan permanen. Pihak sekolah juga mengimbau siswa agar lebih berhati-hati saat berada di lingkungan sekolah, terutama di musim hujan.
Pemerintah setempat memastikan akan segera melakukan kajian teknis untuk memperbaiki talud secara permanen.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang, mengingat curah hujan di wilayah Pacitan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Forkopimcam Bandar menyatakan koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar proses penanganan berjalan cepat dan aktivitas pendidikan tidak terganggu lebih lama. (Acr)
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...
