-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Hari Ketiga Ramadan, Momentum Membersihkan Jiwa

Ilustrasi.
GARDAJATIM.COM:
Memasuki hari ketiga Ramadan, umat Muslim diajak tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membersihkan jiwa dari berbagai penyakit hati. Momentum ini menjadi pengingat bahwa esensi puasa adalah pembinaan spiritual yang mengarah pada kesucian diri.

Al-Qur’an menegaskan, “Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya.” (QS. Asy-Syams: 9). Ayat ini menekankan bahwa keberuntungan sejati bukan terletak pada capaian materi, melainkan pada keberhasilan seseorang dalam menata dan membersihkan hatinya.

Ramadan menjadi ruang pendidikan ruhani. Selain menahan diri dari makan dan minum, umat Muslim dituntut menjaga lisan dari perkataan sia-sia, menahan amarah, serta menjauhi sikap iri dan sombong. Nilai-nilai ini menjadi inti dari proses tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa.

Di hari ketiga ini, refleksi menjadi penting. Puasa bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana transformasi diri. Dengan hati yang bersih, diharapkan setiap individu mampu menjalani Ramadan dengan penuh kesadaran, memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ramadan pun menjadi perjalanan menuju kemenangan sejati, bukan hanya di akhir bulan, tetapi sejak hari-hari awal ketika niat diluruskan dan hati mulai dibersihkan. (Red)

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar