-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Hujan Deras Picu Longsor di Tegalombo, Jalur Ponorogo–Pacitan Sempat Macet

Petugas gabungan bersama warga mengevakuasi material longsor yang menutup sebagian badan jalan. (Foto: Acir Hernowo/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, menyebabkan tanah longsor di selatan Desa Gemaharjo serta pohon tumbang di Desa Pucangombo, Senin malam, 16 Februari 2026. Peristiwa ini sempat memicu kemacetan di jalur penghubung Ponorogo–Pacitan.

Longsor terjadi di wilayah Desa Ploso, Dusun Semburan, Kilometer 45, Kecamatan Tegalombo. Material tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian. Tak jauh dari lokasi longsor, sebuah pohon berukuran besar juga tumbang di Desa Pucangombo dan menghambat arus kendaraan.

Tim gabungan dari PU Provinsi Jawa Timur, BPBD, Tagana, TNI-Polri, serta warga setempat dikerahkan untuk mengevakuasi material longsor menggunakan alat berat. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap mengingat kondisi tebing yang masih labil.

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan, Aiptu Sigit Purnomo, yang kebetulan berada di lokasi dan turut membantu proses evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas, mengatakan longsor terjadi sejak sekitar pukul 18.00 hingga 01.00 dini hari.

“Longsor terjadi bertahap, tidak langsung ambrol semua. Karena pergerakannya masih berlangsung dan tebing sangat labil, tim harus ekstra hati-hati saat mengevakuasi material,” ujar Sigit di lokasi kejadian.

Menurut dia, untuk mengurai kemacetan, petugas menerapkan sistem buka-tutup secara situasional. Skema itu dilakukan karena longsoran kecil masih kerap terjadi dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Untuk mengatur arus lalu lintas, kami menggunakan sistem buka-tutup situasional mengingat masih ada longsoran kecil dan kondisi tebing sangat labil,” katanya.

Ia juga mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada saat melintasi jalur tersebut. “Kami menghimbau kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati jika melintasi jalur ini karena tingkat kerawanan longsor masih tinggi,” ujar Sigit.

Hingga Selasa dini hari, arus lalu lintas berangsur normal meski petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (Acr)



Editor: Redaksi

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar