-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Hujan Deras Picu Talud SDN 2 Kledung Ambrol, Akses Jalan Antar-Kecamatan Tertutup

Kepala Desa Kledung, Sigit Susilo Hardi meninjau lokasi talud SDN 2 Kledung yang ambrol akibat hujan deras. (Foto: Acir Hernowo/Gardajatim.com)
GARDAJATIM.COM:
Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bandar sejak Selasa sore, 17 Februari 2026, mengakibatkan talud SD Negeri 2 Kledung, Desa Kledung, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, ambrol pada sekitar pukul 20.00 WIB. Material longsoran dilaporkan menutup akses jalan Kledung–Ploso menuju Kecamatan Tegalombo sehingga kendaraan roda empat belum dapat melintas.

Kepala Desa Kledung, Sigit Susilo Hardi, dalam video laporannya menyampaikan bahwa ambrolnya talud dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Ia menyebut, sebelum kejadian, kondisi talud memang sudah mengalami retak-retak.

“Kami melaporkan ada kejadian talud SDN 2 Kledung mengalami longsor atau ambrol akibat hujan deras. Sebelumnya kondisi talud memang sudah retak-retak. Material longsor juga menutup akses jalan Kledung–Ploso, Kecamatan Tegalombo. Untuk roda empat belum bisa melintas,” ujar Sigit dalam laporannya.

Ia menambahkan, aset jalan yang terdampak merupakan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan, sedangkan talud sekolah tercatat sebagai aset Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan.

Sementara itu, Camat Bandar, Herman Ramahi, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) setelah menerima laporan dari pemerintah desa.

Koordinasi dilakukan dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami Forpimcam langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, baik PUPR, Dinas Pendidikan, maupun BPBD. Kejadian ini juga dimonitor langsung oleh Bapak Bupati dan akan segera dilakukan penanganan,” kata Herman.

Herman mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bandar, untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas. Menurut dia, curah hujan di wilayah tersebut masih relatif tinggi dan berpotensi memicu kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, akses jalan bagi kendaraan roda empat masih tertutup material longsor dan menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait. (Acr)




Editor: Redaksi
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar