-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
●MARHABAN YAA RAMADAN - 1447 HIJRIAH●

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkab Madiun Turunkan 150 Personel Patroli Gabungan Sasar Titik Rawan dan Keramaian

Pemkab Madiun bersama Satpol PP, TNI, Polri, dan unsur lintas OPD gelar patroli gabungan jelang Ramadhan, turunkan 150 personel. (Mah)
GARDAJATIM.COM: Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel dan Patroli Cipta Kondisi menjelang Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Jumat malam (13/2/2026), di Halaman Pendopo Muda Graha. 

Sebanyak 150 personel gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) diterjunkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Apel tersebut dipimpin langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang sekaligus menandai pemberangkatan tim patroli gabungan usai pelaksanaan apel.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tanpa gangguan.

“Yang kami sampaikan tadi bahwa kita pengin bagaimana kondisi Kabupaten Madiun kondusif, aman, tentram, masyarakat yang menunaikan ibadah puasa merasa aman, merasa terlindungi dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Itu harapan kita bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, patroli tidak hanya dilakukan menjelang Ramadhan, tetapi juga selama bulan puasa, termasuk pada waktu sahur untuk mengantisipasi perang sarung, geng motor, maupun potensi gangguan lainnya.

“Insya Allah kami bersama Polres, juga TNI nanti di waktu sahur kita juga akan patroli bersama-sama, jangan sampai terjadi anak-anak maunya main-main tapi itu membahayakan ya kita tidak ingin itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menjelaskan patroli gabungan dibagi menjadi dua tim, yakni wilayah utara dan selatan. 

Tim utara menyisir kawasan Balerejo, Pilangkenceng, Saradan hingga Jiwan. 

Sedangkan tim selatan bergerak melalui wilayah Dolopo, Dagangan hingga Dungus sebelum kembali ke Pendopo Muda Graha.

“Hari ini kita melaksanakan patroli gabungan yang di dalamnya ada unsur Pemkab Madiun, TNI dan kepolisian. Ini dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan Ramadan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sasaran patroli difokuskan pada kantong-kantong keramaian seperti pasar, alun-alun, pusat pedagang kaki lima, tempat hiburan malam, serta objek vital lainnya. 

Terkait pengaturan operasional tempat hiburan malam dan warung makan selama Ramadhan, pihaknya masih menunggu ketentuan dari pemerintah provinsi, sembari tetap mengedepankan imbauan agar masyarakat menghormati bulan suci. (Mah)


Editor: Redaksi

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar