Perbaikan Tiga Ruas Jalan Desa Beji Diusulkan ke Musrenbangcam untuk Anggaran 2027
![]() |
| Ruas Jalan Desa Beji. (Dok. Eka) |
GARDAJATIM.COM : Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, mengajukan usulan perbaikan tiga titik jalan rusak ke forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) sebagai bagian dari perencanaan Anggaran Tahun 2027.
Usulan tersebut diarahkan agar dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pekerjaan Umum.
Pengajuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang menetapkan infrastruktur jalan sebagai kebutuhan mendesak masyarakat.
Tiga ruas jalan yang diusulkan dinilai memiliki dampak langsung terhadap keselamatan dan aktivitas warga.
Adapun lokasi jalan yang diajukan meliputi ruas di depan SMKN 1 Boyolangu, ruas jalan di utara SMAN Boyolangu arah timur, serta jalan area persawahan Desa Beji. Ketiga titik tersebut saat ini berada dalam kondisi rusak dengan permukaan berlubang dan tidak rata.
Kerusakan jalan di sekitar sekolah dinilai berisiko bagi pelajar dan masyarakat yang melintas setiap hari. Sementara itu, jalan sawah menjadi akses utama petani dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
Kepala Desa Beji, Khoirudin, menyampaikan bahwa seluruh usulan tersebut berasal dari aspirasi warga yang telah dibahas secara terbuka di tingkat desa. Hasil musyawarah kemudian dibawa ke tingkat kecamatan agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan kabupaten.
“Kami berharap usulan perbaikan tiga titik jalan ini dapat menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas PU pada anggaran tahun 2027. Infrastruktur jalan sangat penting untuk menunjang kelancaran pendidikan, perekonomian, serta aktivitas masyarakat Desa Beji. Pemerintah desa akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujar Khoirudin.
Pemerintah Desa Beji menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Sinergi lintas level pemerintahan diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur jalan demi meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Eka)

