Plt Wali Kota Enggan Jelaskan Nasib Proyek Wisata di TPA Winongo
Garda Jatim
... menit baca
![]() |
| Bagus Panuntun Saat Peletakan Batu Pertama Piramida Giza, Jumat (20/6/2025) lalu. (Dok. Madiuntoday) |
GARDAJATIM.COM : Pelaksana Tugas Wali Kota Bagus Panuntun memilih tidak memberikan penjelasan saat dimintai tanggapan mengenai kelanjutan proyek alih fungsi TPA Winongo menjadi destinasi wisata bertema Piramida Giza.
Sikap tersebut disampaikan saat ia ditemui usai peluncuran paket wisata religi di Pahlawan Religi Center, Sabtu (14/2/2026).
Bagus tidak menyampaikan keterangan rinci terkait status maupun kelanjutan proyek tersebut.
Ia hanya memberikan pernyataan singkat sebelum meninggalkan lokasi.
“Nanti lainnya, kita bahas Kuncen saja,” ujarnya sambil berjalan pergi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan pekerjaan di kawasan itu diduga dilakukan oleh Rochim Ruhdiyanto.
Namanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi bersama Maidi dan Thariq Megah, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun.
Sebelumnya, DPRD Kota Madiun melalui Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pada Juli 2025.
Hasil penelusuran saat itu menunjukkan belum adanya alokasi anggaran dalam APBD untuk rencana alih fungsi tersebut.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun Dedi Tri Arifianto menyatakan pihaknya belum menerima dokumen resmi terkait penganggaran.
“Belum ada anggaran dari APBD untuk alih fungsi itu. Kami di DPRD baru mendapat informasi secara lisan bahwa lahan tersebut akan dijadikan kawasan wisata,” ujarnya saat sidak di lokasi, Selasa (8/7/2025).
DPRD juga telah menggelar rapat dengar pendapat dengan mengundang sejumlah pihak terkait.
Namun, sejumlah undangan tidak hadir sehingga klarifikasi mengenai aspek perencanaan dan pembiayaan proyek hingga kini belum diperoleh secara resmi. (Arg/Tim)
Sebelumnya
...
