Tiket Lebaran 2026 Mulai Diserbu, 32 Ribu Lebih Kursi KA Daop 7 Madiun Sudah Terjual
GARDAJATIM.COM: Pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menunjukkan lonjakan signifikan. 
Lebih dari 32 Ribu Tiket KA Lebaran Sudah Terjual di Daop 7 Madiun. (Ist.)
Hingga Senin (9/2/2026), tiket keberangkatan sampai H+4 Lebaran atau Kamis, 26 Maret 2026, sudah bisa dipesan dan menjadi salah satu tanggal favorit arus balik.
Berdasarkan data per Senin, 9 Februari 2026, volume tiket yang terjual untuk periode keberangkatan H-10 (11 Maret 2026) hingga H+4 (26 Maret 2026) mencapai 32.211 tiket.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya angka penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dan arus balik lebih awal.
“Penjualan tiket akan terus meningkat seiring masih berlangsungnya masa pemesanan. Kami melihat tren positif di mana masyarakat sudah mulai merencanakan perjalanan mudik maupun balik sejak dini agar mendapatkan jadwal yang sesuai,” jelas Tohari, Senin (9/2/2026).
Imbau Fleksibel Pilih Tanggal
Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket pada tanggal tertentu, KAI Daop 7 Madiun mengimbau agar tetap tenang dan bersikap fleksibel dalam memilih alternatif tanggal keberangkatan. Hingga saat ini, tiket KA Reguler masih tersedia di sejumlah jadwal tertentu.
Di sisi lain, KAI juga tengah menyiapkan pengoperasian KA Tambahan untuk Lebaran 2026. Saat ini proses persiapan memasuki tahap pematangan.
“Saat ini KAI tengah melakukan finalisasi pengecekan lengkap pada seluruh sarana, baik lokomotif maupun rangkaian kereta. Pemeriksaan teknis dan operasional ini sangat krusial guna memastikan semua armada dalam kondisi andal dan laik operasi demi menjaga keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan di puncak arus mudik dan balik nanti,” imbuh Tohari.
Tips Pesan Tiket Agar Lancar
Untuk menghindari kendala saat pemesanan, KAI Daop 7 Madiun membagikan sejumlah tips kepada calon penumpang:
- Pastikan Nama, NIK, dan Tanggal Lahir sesuai identitas resmi.
- Data tiket harus identik dengan KTP atau KK untuk kelancaran pemeriksaan.
- Hindari kesalahan ketik (typo) yang dapat menghambat proses boarding.
- Siapkan tanggal alternatif jika kuota pada tanggal utama habis.
- Siapkan data seluruh anggota rombongan agar dapat langsung disalin saat memesan.
- Pastikan saldo e-wallet atau m-banking mencukupi untuk menghindari kegagalan pembayaran.
- Gunakan koneksi internet yang stabil saat mengakses aplikasi pemesanan.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, sejalan dengan semangat KAI, Semakin Melayani,” pungkas Tohari.
Masyarakat juga diimbau untuk rutin memantau aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan lainnya guna memperoleh informasi terbaru terkait pembukaan tiket KA Tambahan. (Hms/Mah)
Editor: Redaksi