Inda Raya Soroti Lambannya Penanganan Kasus Etika Noor Aflah

Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto di kantor DPRD Kota Madiun. (Foto: Rio)

GARDAJATIM.COM: Mantan Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya, kembali menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan pelanggaran etika yang melibatkan Kepala Dinas Kominfo, Noor Aflah. 

Hingga kini, kasus tersebut masih belum menemukan titik terang.

Inda Raya selaku pelapor mengatakan, kasus ini hampir genap satu tahun, dari Apeksi Makasar ke Apeksi IKN, mengingatkannya akan kasus tersebut.

"Kasus saya aja sudah hampir setahun, apa iya kasus pelaporan dari staff akan lebih lama responnya?," ungkap anak Koko Raya, mantan Wali Kota Madiun periode 2004-2009, Jumat (7/6/2025).

Menurutnya, pemerintah dan OPD yang menangani seharusnya lebih responsif terhadap pelanggaran etika seperti ini.

Selain itu, Inda Raya mengaku bahwa dirinya tidak pernah menerima laporan progres dari Inspektorat, meskipun keputusan Polres sudah dilimpahkan.

"Tidak ada mediasi dari Wali Kota sebagai atasan atau Sekda sebagai komandan ASN. Kasus ini seperti dibiarkan begitu saja," ujarnya.

Inda Raya juga menambahkan, ada kemungkinan kasus tersebut sudah diproses tetapi tidak dikomunikasikan kepadanya.

"Mungkin memang sudah terproses, tapi enggan mengkomunikasikan pada saya atau takut menyampaikan," bebernya.

Menanggapi hal itu, Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.

"Kemarin saya sudah konfirmasi, dan untuk berkas dari kepolisian sudah ada, namun masih perlu komunikasi lebih lanjut," ujar Eddy.

Menurut Eddy kasus ini sudah selesai, tinggal dilakukan komunikasi antara pihak-pihak terkait, guna menyelesaikan masalah ini secara tuntas.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik, dan banyak pihak mendesak agar penanganannya segera diselesaikan dengan transparan dan adil. 

Lambannya penanganan kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen pemerintah dalam menegakkan etika dan disiplin di lingkungan ASN. (Rio/Fjr)

0/Post a Comment/Comments

Garda Jatim
Garda Jatim