Gema Sholawat Hari Santri 2025 di Patihan Wetan Jadi Magnet Ratusan Jamaah
![]() |
| Para tokoh menghadiri Gema Sholawat Hari Santri 2025. (Foto: M. Sholikhan) |
Meski sempat diguyur hujan deras, antusiasme warga tidak surut sedikit pun. Lapangan penuh oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, majelis sholawat, Muslimat NU, Fatayat NU, hingga masyarakat umum yang datang membawa semangat kebersamaan dan cinta Rasul.
Acara yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Babadan Joko Setyo Jarwanto, KH. Romdoni Fakhur selaku Rais, serta Hendro Sunaryoso dari LDNU, Lurah Patihan Wetan Mohammad Hairul, serta tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan Hadroh Modern “Joko Kendil”, dilanjutkan dengan tari Bujang Ganong dan Hadroh Samproh oleh siswa-siswi MI Ma’arif Patihan Wetan.
![]() |
| Ketua Ranting GP Ansor Patihan Wetan, Dhanung. |
“Meskipun hujan deras, jamaah tetap hadir dengan semangat luar biasa. Ini bukti kecintaan kita kepada Rasulullah dan kebersamaan di Hari Santri,” ujarnya.
Ketua Ranting NU Khoirul Ihwan, M.Pd., juga memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan GP Ansor Patihan Wetan.
“Jos Gandos Kotos-kotos! Semoga kegiatan seperti ini terus menguatkan semangat religius dan sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sekcam Babadan Joko Setyo Jarwanto dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat iman, tapi juga mempererat persaudaraan. Mari tetap guyup rukun, dan saya harap pos kamling yang sudah difasilitasi wifi bisa diaktifkan kembali sebagai wadah kebersamaan warga,” pesannya.
![]() |
| Ratusan jamaah antusias mengikuti Gema Sholawat Hari Santri 2025. |
Suara sholawat menggema, menciptakan suasana haru dan penuh keberkahan di bawah langit malam Patihan Wetan.
Gema Sholawat Hari Santri 2025 ini menjadi wujud nyata semangat para santri dan kader muda Ansor dalam meneladani perjuangan ulama, memperkuat nilai kebangsaan, serta mempererat persaudaraan antarwarga.
Penulis: Fajar Mahendra
Editor: Redaksi



