-->
bWJ4VIvabJt7GuIhCGKP0i6PjNDtbsjBe315cFMJ
Bookmark
PROMOSIKAN BISNIS ANDA DISINI - HUBUNGI: +62 856-5561-5145

SM Law Office Kawal Penguatan Organisasi Ju-jitsu Ponorogo

SM Law Office, Suryo Alam, S.H., M.H., dan Mega Aprilia, S.H., bidang Hukum IJI Ponorogo.
GARDAJATIM.COM:
SM Law Office mengawal langkah Pengurus Kabupaten Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Ponorogo dalam memperkuat tata kelola organisasi seiring meningkatnya prestasi cabang olahraga bela diri tersebut. Pendampingan hukum dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong ju-jitsu Ponorogo menuju organisasi yang lebih profesional dan mandiri.

Penguatan organisasi itu salah satunya diwujudkan melalui rencana pendirian Sekolah Ju-jitsu sebagai wadah pembinaan atlet yang lebih terstruktur. Langkah tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan regenerasi atlet sekaligus menjaga kesinambungan prestasi ju-jitsu Ponorogo di berbagai kejuaraan.

Bagian Hukum IJI Ponorogo dari SM Law Office, Suryo Alam, S.H., M.H., dan Mega Aprilia, S.H., menyatakan pendampingan dilakukan sejak tahap perencanaan agar setiap kebijakan organisasi memiliki dasar hukum yang jelas.

Menurut Suryo Alam yang juga merupakan anggota aktif Jujitsu, penguatan kelembagaan tidak dapat dilepaskan dari kepastian administrasi dan legalitas.

“Pendampingan ini bukan sekadar formalitas. Tata kelola organisasi yang tertib dan sesuai aturan penting untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan,” kata Suryo Alam, Sabtu, 3 Januari 2026.

Dalam rencana pendirian Sekolah Ju-jitsu, IJI Ponorogo menetapkan sejumlah persyaratan teknis, salah satunya ketersediaan pelatih dengan kualifikasi minimal DAN II. Standar tersebut dimaksudkan untuk memastikan kualitas pembinaan dan keselamatan atlet.

Ketua IJI Kabupaten Ponorogo, Muryanto pemegang DAN VII menyebut, ju-jitsu sebagai salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbangkan prestasi bagi daerah. Menurut dia, capaian tersebut menjadi alasan perlunya penguatan organisasi agar pembinaan atlet berjalan lebih sistematis.

“Ju-jitsu termasuk cabang olahraga yang secara konsisten menyumbang medali untuk Ponorogo. Karena itu, penguatan organisasi dan pembinaan menjadi kebutuhan,” ujar Muryanto.

Ia menilai keberadaan Sekolah Ju-jitsu dapat menjadi fondasi regenerasi atlet jangka panjang, sekaligus memperkuat posisi ju-jitsu sebagai cabang olahraga unggulan di Ponorogo. Dalam konteks itu, dukungan dari aspek hukum dianggap krusial agar seluruh program berjalan sesuai ketentuan.

SM Law Office menyatakan akan terus mendampingi IJI Ponorogo dalam proses administrasi dan penguatan kelembagaan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menopang upaya pembinaan atlet sekaligus menjaga keberlanjutan prestasi ju-jitsu Ponorogo di tingkat regional hingga nasional. (*)
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar