Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks

Plt Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, saat ngopi bareng awak media di Pringgitan Rumah Dinas Bupati. (Foto: Istimewa)

GARDAJATIM.COM:
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggandeng insan pers dan penggiat media sosial untuk memperkuat penyebaran informasi publik yang akurat sekaligus memerangi hoaks yang marak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, dalam kegiatan “ngopi bareng” bersama puluhan awak media di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Kamis malam, 19 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Lisdyarita menekankan pentingnya peran media sebagai garda terdepan dalam meluruskan informasi yang keliru di tengah derasnya arus informasi, khususnya di media sosial.

“Media memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah dan media bisa terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh hoaks,” ujarnya.

Selain mengajak media memerangi disinformasi, Pemkab juga membuka ruang komunikasi yang lebih intensif melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Langkah ini diharapkan dapat mempercepat klarifikasi terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Sejumlah isu yang sempat menjadi sorotan turut dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya proses open bidding jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) serta kebijakan sewa mobil dinas.

Terkait open bidding, Lisdyarita memastikan bahwa seluruh tahapan telah berjalan sesuai prosedur. Perpanjangan waktu pendaftaran dilakukan karena minimnya jumlah pelamar pada tahap awal.

“Semua sudah sesuai aturan. Perpanjangan itu agar lebih banyak kandidat yang memenuhi syarat dapat ikut serta,” katanya.

Sementara itu, kebijakan sewa mobil dinas disebut sebagai langkah efisiensi anggaran, khususnya untuk menekan biaya perawatan kendaraan.

Ia juga menegaskan adanya aturan ketat yang melarang penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik.

Tak hanya fokus pada isu birokrasi, Lisdyarita juga mengajak media untuk turut menyebarluaskan berbagai inovasi pelayanan publik di Ponorogo.

Salah satunya layanan administrasi kependudukan (dukcapil) yang kini semakin mudah, cepat, dan dapat diakses melalui layanan pengiriman dokumen via pos.

“Inovasi ini perlu terus digaungkan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Ponorogo juga menyoroti geliat ekonomi kerakyatan yang semakin hidup, khususnya di kawasan Alun-Alun Ponorogo.

Aktivitas pasar rakyat yang kian semarak menjelang Lebaran dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan media, pemerintah daerah berharap berbagai informasi positif, termasuk perkembangan pelayanan publik dan ekonomi lokal, dapat tersampaikan secara luas dan berimbang kepada masyarakat.
Baca Juga
Berita Terbaru
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
  • Pemkab Ponorogo Gandeng Awak Media Perangi Hoaks
Posting Komentar