Sinergi Pemdes dan Warga Pijeran Wujudkan Pembangunan Fisik, Sosial, dan Budaya

Redaksi
... menit baca
![]() |
Elen Fia Safara siswi PKL SMK 1 PGRI Ponorogo saat melakukan wawancara bersama Kades Pijeran, Sunarto. (Foto: Sofana Candra Dewi) |
Sinergi ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta melestarikan tradisi leluhur.
Sunarto, Kepala Desa Pijieran menegaskan, pembangunan tidak bisa berjalan tanpa keterlibatan warga.
Pembangunan fisik diwujudkan melalui perbaikan dan pembangunan jalan desa, fasilitas umum, serta sarana pendukung pertanian.
Sementara itu, kegiatan sosial-keagamaan digelar secara rutin, seperti selamatan dan sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki.
Tradisi budaya juga mendapat perhatian khusus, salah satunya adalah “metik” atau panen bersama. Tradisi ini menjadi simbol kerja sama dan gotong royong petani dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem.
“Metik ini bukan hanya soal panen, tetapi juga bentuk kebersamaan kami sebagai warga desa,” imbuhnya.
Partisipasi masyarakat terlihat sangat tinggi. Mereka bergotong royong menyumbangkan tenaga, pikiran, dan bahkan anggaran demi keberhasilan pembangunan.
Pemdes pun mengalokasikan dana melalui program resmi yang disetujui dalam musyawarah desa.
Lokasi kegiatan tersebar di berbagai titik, baik di lingkungan pemukiman maupun lahan pertanian.
Rutinitas ini diyakini mampu memperkuat ikatan sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.
“Pembangunan ini bukan hanya soal bangunan yang berdiri, tetapi juga tentang memperkuat ikatan antarwarga. Dengan bersatu, kita bisa menghadapi berbagai tantangan ke depan,” pungkasnya.
Penulis: Elen Fia Safara
Editor: Redaksi
Sebelumnya
...
Berikutnya
...